Home / Berita / Nasional / Masyarakat diminta Laporkan Kalau ada Tarif Angkutan Umum Tidak Turun per 7 April

Masyarakat diminta Laporkan Kalau ada Tarif Angkutan Umum Tidak Turun per 7 April

angkutan umum di jakarta6677

 

Pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Perhubungan mengimbau pada masyarakat untuk melaporkan jika ada operator angkutan umum yang belum menurunkan tarifnya per 7 April 2016.

“Masyarakat silakan lapor karena akan dikenakan sanksi apabila ditemukan operator yang tidak menurunkan tarif,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Sugihardjo usai sosialisasi lima Peraturan Menteri Perhubungan di Jakarta, Kamis (7/4) seperti dilansir Antara.

Sugihardjo mengatakan sanksi itu, bisa berupa mulai dari peringatan hingga pembekuan izin.

“Setiap musim Lebaran saja, kita tindak operator bus AKAP yang menyalahi aturan,” imbuhnya.

Soal angkutan kota atau angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), Sugihardjo menuturkan pihaknya sudah menyurati seluruh kepala daerah untuk mengeluarkan Surat Keputusan penurunan tarif.

Dijelaskan hal itu dilakukan karena untuk tarif AKDP atau angkutan kota wewenangnya ada di kepala daerah masing-masing, berbeda dengan angkutan AKAP yang wewenangnya langsung di bawah Kemenhub.

Sugihardjo juga mengimbau kepada Sekretaris Jenderal Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan/Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk segera menurnkan tarif angkutan umum.

Penyesuaian tarif ini sendiri tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 15 Tahun 2016 tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Umum Kelas Ekonomi yang dikeluarkan pada 1 April 2016.

Pemberlakuan penurunan tarif angkutan umum kelas ekonomi tersebut yaitu 3,5 persen untuk tarif angkutan penumpang umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) kelas Ekonomi dan 3,38 persen untuk tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi.

Sedangkan, prosentase penurunan tarif pada angkutan AKAP (3,5 persen) dan Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi (3,38 persen), menjadi acuan Pemerintah Daerah dalam memberlakukan penyesuaian tarif.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan/Organisasi Angkutan Darat Ateng Aryono menjamin bahwa operator angkutan umum akan menurunkan tarifnya per 7 April 2016.

Ateng menambahkan kalau penurunan tarif untuk angkutan umum, seperti mikrolet atau Kopaja rata-rata Rp500.
 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...