Home / Berita / Regional / Masyarakat Tangerang Raya Menolak Masuk Polda Banten, Ini Komentar Rano Karno

Masyarakat Tangerang Raya Menolak Masuk Polda Banten, Ini Komentar Rano Karno

rano karno33

Terkait masyarakat Tangerang Raya dimana menolak penggabungan wilayah hukum mereka ke dalam Polda Banten, Rano Karno sebagai Gubernur Banten, menuturkan bahwa semua sudah berada di tangan Kapolri.

“Kita hanya memberikan rekomendasi, keputusan ada di Mabes Polri. Untuk diketahui, Mabes Polri sudah melakukan kajian cukup lama terkait hal ini,” ujar Gubernur Banten, Rano Karno, Kamis (26/11).

Kalau masyarakat Tangerang Raya yang mengaku telah merasa nyaman berada di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rano tak akan mempermasalahkan hal itu.

Hal ini dikarenakan persoalan faktor keterbiasaan saja. Sebab secara keseluruhan, baik anggota kepolisian hingga cara kerja, tetap sama dan tak ada yang berubah.

“Ini kan persoalan admistrasi, semuanya tetap sama. Polres dan Polsek tidak ada yang berubah, untuk persoalan teknis seperti itu, Mabes Polri lebih tahu,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada Rabu (25/11) kemarin, puluhan masyarakat Tangerang Raya menemui Gubernur Banten, Rano Karno, untuk menyampaikan penolakan penyatuan penggabungan wilayah hukum di Tangerang masuk ke dalam Polda Banten.

 

 

 

Baca Juga

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...