Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Mau Tahu Potret Kinerja BHI Q1 2015 vs Q1 2012, Silahkan Simak

Mau Tahu Potret Kinerja BHI Q1 2015 vs Q1 2012, Silahkan Simak

Aktual Post – Laba Bank Harda yang di hasilkan pada kuartal I/2015 sebesar Rp 2,19 miliar menurun sebesar Rp. 2,69 miliar atau 55,12 % dibanding laba pada kuartal I/2012 sebesar Rp 4,88 miliar. Hal tersebut disebabkan meningkatnya beban operasional sebesar Rp 8,33 miliar atau 59,67 persen menjadi Rp 22,29 miliar pada kuartal I/2015. Sedangkan pada kuartal I/2012 sebesar Rp 13,96 miliar.

Tabel 1. Trend Perkembangan Laba Rugi (naik turun dibandingkan antara Q1 2012 dengan Q1 2015)

Dari tabel di atas kita bisa melihat trend peningkatan kinerja sejak kuartal I tahun 2012 sampai dengan Q1 2015, pendapatan bunga bersih meningkat Rp 5,88 miliar jika dibandingkan kuartal I/2012 dengan kuartal I/2015.

Peningkatan pendapatan bunga bersih tersebut tidak dapat menutupi peningkatan beban operasional sebesar Rp 8,33 miliar, sehingga laba bersih tergerus dan mengalami penurunan Rp 2,69 miliar jika dibandingkan antara kuartal I/2012 dengan kuartal I/2015.

Semua komponen Beban Operasional juga mengalami peningkatan, seperti Beban Tenaga Kerja meningkat Rp 4,36 miliar jika dibandingkan antara kuartal I/2012 dengan kuartal I/2015. Peningkatan biaya tenaga kerja yang dinikmati oleh seluruh pegawai tujuannya untuk meningkatkan motivasi pegawai, ditambah dengan biaya promosi dan biaya lainnya digunakan untuk kegiatan promosi dan perkembangan bank. Beban lainnya yang mengalami peningkatan sebesar Rp 2,62 miliar, semula Rp 5,86 miliar pada kuartal I/2012 menjadi Rp 8,48 miliar pada kuartal I/2015, seharusnya profile BHI makin maju dan bukan merosot seperti yang terlihat pada kuartal I/2015 sekarang.

Berdasarkan penilaian majalah Infobank terhadap kinerja Bank Harda, untuk kinerja tahun 2012 mendapat predikat “SANGAT BAGUS”, namun setelah ada pergantian pengurus pada tahun 2013 predikatnya turun menjadi “BAGUS”. Bagaimana penilaian majalah Infobank untuk kinerja tahun 2014 apakah akan meningkat, bertahan atau bahkan menurun, kita lihat saja pada bulan Juni tahun ini pada saat hasil penilaian diumumkan oleh majalah Infobank.

Total Asset pada kuartal I/2015 sebesar Rp 2.086 miliar mengalami peningkatan Rp 436,14 miliar atau 26,44 % jika dibanding kuartal I/2012 sebesar Rp 1.649 miliar. Total Asset mengalami trend meningkat yang cukup baik jika dilihat dari tahun 2012.

Tabel 2. Trend Perkembangan Neraca (Naik/Turun Q1 2012 dibanding dengan Q1 2015)

Dari tabel di atas terlihat faslitas kredit yang diberikan mengalami peningkatan sebesar Rp 437,74 miliar atau 42,12 % jika dibandingkan antara kuartal I/2012 dengan kuartal I/2015. Namun sejalan dengan pertumbuhan kredit tersebut, jumlah kredit bermasalah juga mengalami peningkatan dimana pada kuartal I/2012 hanya sebesar Rp 12,85 miliar meningkat menjadi Rp 60,82 miliar.

Dana murah yang berhasil dihimpun berupa giro dan tabungan mengalami trend penurunan, dana berbentuk giro menurun Rp 59,20 miliar atau 33,74 %, semula giro mencapai Rp 175,47 miliar di kuartal I/2012, namun turun menjadi Rp 116,27 miliar pada kuartal I/2015. Demikian halnya dengan dana yang disimpan dalam tabungan semula Rp 119,20 miliar di kuartal I/2012, turun Rp 21,54 miliar menjadi Rp 97,66 miliar pada kuartal I/2015.

Sedangkan dana mahal berupa deposito berjangka mengalamai peningkatan sebesar Rp 332,86 miliar, semula Rp 1.083 miliar pada kuartal I/2012 menjadi Rp 1.416 miliar pada kuartal I/2015.

NIM (Net Interest Margin) mengalami sedikit perbaikan tipis pada kuartal I/2015 menjadi 4,95 %, sedangkan pada kuartal I/2012 sebesar 4,76 %. Trend NIM sejak Q1 2012 berfluktuatif namun cenderung mengalami peningkatan pada Q1 2015.

Tabel 3. Ratio Keuangan

Capital Adequacy Ratio (CAR) mengalami peningkatan sebesar 2,74 % menjadi 17,95 % pada kuartal I/2015 sedangkan pada kuartal I/2012 sebesar 15,22 %. Trend CAR dari Q1 2012 ke Q1 2015 cenderung membaik.

Ratio LDR (Loan to Deposit Ratio) pada kuartal I/2015 sebesar 90,16 % mengalami peningkatan 8,21 % jika dibanding kuartal I/2012 sebesar 73,64 %. Trend dari Q1 2012 ke Q1 2015 meningkat yang menandakan dana yang dikumpulkan  hampir seluruhnya disalurkan melalui pemberian kredit.

Tingkat efisiensi yang dinilai dari ratio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) mengalami peningkatan dimana pada triwulan I/2012 sebesar 86,97 % menjadi 95,18 % pada triwulan I/2015. Trend pun meningkat, menandakan tingkat efisiensi mengalami penurunan dari Q1 2012 ke Q1 2015.

Bank Harda International sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT. Hakim Putra Perkasa sebesar 92,32 % dan Kwee Sinto sebesar 7,77 %. Mempunyai Kantor pusat di Asean Tower Lt 1 -3 JL. KH Samanhudi No.10 Jakarta Pusat.

Secara keselurun kinerja Bank BHI Q1 2015 dibandingkan dengan Q1 2012 mengalami penurunan terlihat dari laba yang cenderung turun dibandingkan tahun 2012, ini juga salah satu masalah Bank BHI laba tergerus dan harus di carikan langkah strategi untuk penyelesaiannya khusunya untuk komponen dibawah ini yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak menejemen :

a. Jumlah nilai NPL yang mengalami kenaikan
b. Dana mahal mengalami peningkatan sedangkan dana murah mengalami penurunan.
c. Beban Tenaga kerja naik 54,64 %.
d. Beban operational berupa beban tenaga kerja, promosi dan lainnya mengalami peningkatan 59,67 %.
e. Penggunaan biaya promosi apakah sudah tepat sasaran untuk perkembangan bank.

Sedangakan modal inti mengalami peningkatan. Bagaimana pertanggung jawaban para Direksi BHI pada RUPS tahunan 2014 akan menjadi perhatian stakeholder. Team Bedah Bank Aktual Post akan memperhatikan langkah-langkah strategis dari para pengurus perusahaan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...