Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Megawati Buka Suara : Diharapkan Masyarakat Gotong Royong Atasi Kebakaran Hutan

Megawati Buka Suara : Diharapkan Masyarakat Gotong Royong Atasi Kebakaran Hutan

megawtati

Kabut asap akibat kebakaran hutan yang melanda beberapa wilayah Indonesia bukan saja urusan pemerintah. Masyarakat pun diminta untuk membantu mengatasinya.

Dengan bergotong royong, diharapkan kebakaran hutan bisa diatasi. Hal itu dituturkan oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ketika menjadi pembicara di acara peluncuran dan bedah buku “Revolusi Pancasila” karya Yudi Latif.

“Ini sekarang kebakaran saya bertanya, kehidupan itu akan tumbuh berapa lama dan terus dibilang sengsara buat rakyat. Nah saya sendiri ngomong. Kenapa rakyat sendiri tak berusaha mematikan ya? Nanti bilangnya ‘kan enggak ada air, Bu’. Kenapa rakyatku ini tidak cinta pada alam? Sekarang ini kita mabok, loh,” kata Mega di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10).

Ditambahkan olehnya, enggak ada orang yang berpikir alam, enggak ada yang namanya satu benih itu kalau ditaruh bisa tumbuh.

Megawati kemudian juga sempat berseloroh, ia akan bilang ke ayahnya Presiden Sukarno bahwa saat ini hutan jangan dibuka izinnya untuk dimanfaatkan. Karena saat ini kebakaran terjadi akibat masyarakat salah memanfaatkan hutan.

“Saya mau bilang pada bapak saya jangan ngomong buka hutan lagi lah, Pak. Hutan kita kebakar gara-gara disuruh dibuka sekarang orang mabok,” ujar Mega.

Megawati sendiri berdoa semoga hujan segera turun. Dengan turunnya hujan, asap dari kebakaran hutan dan juga api yang terus membesar bisa teratasi.

“Saya berdoa pada Tuhan, kasih hujan,” imbuhnya.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...