Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Megawati Hadiri Acara Bedah Buku : Sumpah Pemuda dan Pancasila Punya Tautan Historis

Megawati Hadiri Acara Bedah Buku : Sumpah Pemuda dan Pancasila Punya Tautan Historis

megawati Bedah-Buku-Revolusi-Pancasila-Jakarta3

Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri menuturkan tentang hubungan antara Pancasila dan Sumpah Pemuda mempunyai tautan historis. Sumpah Pemuda adalah pondasi terpenting dalam kemerdekaan Indonesia.

“Bagi saya jiwa Sumpah Pemuda dan Pancasila memiliki tautan historis. Sumpah Pemuda adalah fondasi terpenting seluruhnya gagasan Indonesia merdeka,” ungkap Megawati di acara peluncuran dan beda buku Revolusi Pancasila Yudi Latif di JCC, Selasa (27/10).

Ditambahkan pula oleh Megawati, masyarakat Indonesia harus memiliki komitmen terhadap isi dari Pancasila. Komitmen tersebut, sambung Mega sama halnya dengan komitmen umat manusia terhadap Tuhan.

“Kalau bicara komitmen itu sebenarnya hanya tidak saja ada Al-Qur’an di kepala kita. Sama wujudnya, itu sebenarnya komitmen kita kepada yang di atas. Perwujudan jiwa Sumpah Pemuda ini nampak sekali pada persiapan BPUPKI. Pancasila diterima secara aklamasi oleh semua,” sambungnya.

Di dalam pidato, Megawati juga menyinggung soal dirinya yang mendapat Doktor Honoris Causa dari beberapa universitas di luar negeri salah satunya Korea. Sewaktu Mega melakukan reuni dengan alumni Universitas Padjajaran, ia sempat menyinggung soal dirinya yang di-drop out.

“Waktu saya reuni dengan teman-teman alumni Unpad, saya bilang gini, terima kasih loh saya dikeluarin. Kalau enggak dikeluarin saya mungkin enggak bisa dapat Doktor Honoris Causa dari macam-macam, tak jadi Presiden. Paling mentok jadi profesor. Ha ha ha,” ujar Mega yang disambut tawa hadirin.

Kemudian Megawati juga mengungkapkan tentang perbedaan antara DPR dan MPR.

“Apa bedanya Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat? Majelis itukan harusnya lebih, lebih kuat apa ya. Tapi kita tuh malas melihat esensinya,” ungkapnya.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...