Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Melihat Peluang Budi Waseso Jadi Kapolri Pengganti Badrodin Haiti

Melihat Peluang Budi Waseso Jadi Kapolri Pengganti Badrodin Haiti

Habisnya masa jabatan Jenderal Polisi Badrodin Haiti, membuat beberapa nama muncul untuk menjadi Kapolri baru.

Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung Parlemen, Kamis (2/7/2015). Wahyu Wening/Tribratanews.com

Seperti yang diketahui jika Badrodin Haiti akan memasuki pensiun pada Bulan Juli 2016 mendatang. Mendekati masa pensiunnya, saat ini sejumlah jenderal bintang tiga Polri sudah digadang-gadang untuk mengisi jabatan Kapolri. Setidaknya ada enam jenderal yang berpotensi menjadi Kapolri baru.

Diantaranya Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kalemdikpol Komjen Syafruddin, Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayuseno, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, Sestama Lemhanas Komjen Suhardi Alius, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, dan yang terakhir Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian.

Dalam komentarnya Pengamat Kepolisian, Edi Hasibuan menilai siapapun pengganti Badrodin harus dipastikan dapat membawa citra kepolisan Indonesia lebih baik dan dapat melayani masyarakat. Menurutnya, sosok Budi Waseso salah satu cukup kencang menggantikan Badrodin.

Terkait mekanisme pemilihan pucuk pimpinan di tubuh Polri kali ini, Edi memandang dibutuhkan pembicaraan lebih lanjut dengan Kompolnas dan pihak-pihak lainnya sebelum usulan nama-nama yang ada diserahkan ke meja Presiden Jokowi.

Sebagai garda terdepan penegakan hukum di Indonesia, Polri dinilai sebagai satu-satunya harapan, ketika publik menilai lembaga pemegak hukum lainnya seperti Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung belum benar-benar menjalankan reformasi dengan baik.

Sementara Kepala BNN Komjen Budi Waseso enggan berspekulasi mengenai bursa calon Kapolri. Budi Waseso pun selalu siap jika memang mendapat amanat untuk memimpin Korps Bhayangkara. Menurut dia, keputusan berada di tangan Presiden Joko Widodo.

“Kita serahkan ke Pak Kapolri, semua petinggi Polri diajukan ke Presiden. Presiden menentukan, semua layak. Kalau prajurit abdi negara, di mana pun ditugaskan negara. Kita harus siap” ungkap Budi Waseso, belum lama ini.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...