Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Menaker : THR Agar dipercepat Paling Lambat H-14

Menaker : THR Agar dipercepat Paling Lambat H-14

20140714_113119_thr

Tidak lama lagi masyarakat Indonesia akan memasuki bulan Suci Ramadhan. Bagi para pekerja, yang dinantikan ketika masuk puasa adalah Tunjangan Hari Raya (THR). THR seakan pelapas dahaga dan begitu penting karena biasanya menyambut Idul Fitri membutuhkan biaya pengeluaran yang tidak sedikit.

Menyadari hal itu, Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengimbau kepada perusahaan-perusahaan agar dapat mempercepat pembayaran THR selambat-lambatnya dua minggu sebelum Lebaran Idul Fitri atau H-14.

Percepatan pembayaran THR tahun  ini, katanya lebih lanjut, diharapkan dapat membantu para pekerja dalam persiapan menyambut hari Lebaran, termasuk mempersiapkan kegiatan mudik ke kampung halaman masing-masing.

“Kami mengimbau agar pembayaran THR dipercepat sehingga pekerja dapat menyambut Lebaran dengan penuh suka cita dan mempersiapkan mudik Lebaran secara lebih awal dan lebih baik tahun ini,“ tutur Menaker Hanif Dhakiri.

Jika merujuk pada aturan, maka pembayaran THR dilakukan paling lambat H-7. Tapi Menaker  mengimbau pembayaran dilakukan maksimal dua pekan.

Hanif  mengungkapkan kalau pembayaran THR bagi pekerja/buruh ini wajib diberikan sekali dalam setahun oleh perusahaan.

Untuk pembayarannya disesuaikan dengan hari keagamaan masing-masing pekerja yang merayakannya. THR bagi pekerja /buruh harus dilaksanakan sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.

Di dalam aturan tersebut, setiap perusahaan yang mempekerjakan pekerja atau buruh wajib memberikan THR keagamaan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 3 bulan secara terus-menerus atau lebih.

Bagi pekerja atau buruh yang telah bekerja selama 12 bulan secara terus menerus atau lebih maka berhak mendapat THR sebesar 1 bulan upah.

Sementara untuk mereka yang masa kerjanya lebih dari 3 bulan dan kurang dari 12 bulan, THR wajib diberikan secara proporsional. Hitungannya, jumlah bulan kerja dibagi 12 dikali satu bulan upah.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...