Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Mendag Berikan Solusi Seputar Dwelling Time

Mendag Berikan Solusi Seputar Dwelling Time

dwelling time2

Masalah dwelling time atau waktu inap barang ramai diberitakan. Apalagi Presiden Jokowi sempat marah dan mengancam akan mencopot pejabat yang terlibat dalam dwelling time.

Menghadapi persoalan dwelling time, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel kemudian mengusulkan empat langkah agar bisa dikurangi dwelling time dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Pertama, barang yang telah masuk di pelabuhan harus segera dikeluarkan sehingga tidak menjadi beban,” ujar Rachmat Gobel, dalam rilisnya.

Kedua sambungnya, fungsikan terminal petikemas di pelabuhan hanya sebagai tempat bongkar muat, bukan untuk tempat penimbunan.

Ketiga, terhadap barang-barang yang masih menunggu proses perizinan antara lain dari kepabeanan, perindustrian, karantina pertanian, BP POM, menjadi tanggung jawab pihak bea cukai dan otoritas pelabuhan.

Sedangkan yang terakhir atau keempat, kata Gobel, barang impor yang belum memiliki izin tidak boleh dibongkar di pelabuhan. Caranya setiap eksportir wajib menyertakan izin pengiriman barang. Bagi yang belum mengurus izin dilarang masuk dan bongkar di pelabuhan sehingga tidak menyebabkan terjadinya penumpukan barang di pelabuhan.

Mendag melihat, selama ini importir baru mengurus dokumen ketika barang telah tiba di pelabuhan. Inilah yang menyebabkan terjadi lamanya barang menumpuk di pelabuhan.

Sementara itu anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Anton Sihombing mengapresiasi terhadap usulan Rachmat Gobel tersebut.

“Saya mengapresiasi solusi dari Mendag ini dan masalah ini sebenarnya tidak susah jika semua pihak terkait duduk bersama dan mencari solusi. Kan sudah ada empat solusi dari Mendag, tinggal dibicarakan,” ujar Anton.

Dilanjutkan pula oleh Ketua Ikatan Nahkoda Niaga Indonesia (INNI) ini, dirinya justru menyesalkan aksi diam pihak-pihak terkait atas kemarahan Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu. Seharusnya pihak-pihak terkait berkoordinasi segera dan rumuskan solusinya.

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...