Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Mendagri ‘Sentil’ Ahok, Ingatkan Soal Etika!

Mendagri ‘Sentil’ Ahok, Ingatkan Soal Etika!

“Sudah disumpah dalam jabatannya waktu pelantikan adalah melaksanakan keputusan Undang-Undang” ungkap Tjahjo Kumolo, Rabu (3/8/2016).

Mendagri ‘Sentil’ Ahok, Ingatkan Soal Etika!

Seperti yang diketahui jika Basuki Thahaja Purnama sebelumnya mengaku keberatan dengan aturan cuti kampanye. Pasalnya masa kampanye Pilkada DKI 2017 akan bersamaan dengan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2017.

“Saya cuma minta seandainya saya memutuskan menjaga APBD, saya rela tidak kampanye deh asal saya tidak cuti. Harusnya boleh kan. Boleh enggak, boleh mesti tanya sama MK” kata Ahok, belum lama ini.

Di lain pihak Tjahjo Kumolo rupanya tak mempersoalkan langkah Basuki Thahaja Purnama yang mengajukan judicial review UU Pemilihan Kepala Daerah ke Mahkamah Konstitusi. Ahok mengajukan uji materi pasal yang mengatur soal cuti kepala daerah petahana yang maju di pilkada.

UU Pilkada menyebut kepala daerah harus cuti di masa kampanye. Menurut Tjahjo, langkah tersebut merupakan hak Ahok sebagai warga negara. Namun Tjahjo mengingatkan Ahok soal sumpah jabatannya saat dilantik sebagai Gubernur, yakni menaati seluruh Undang-Undang.

“Sudah disumpah dalam jabatannya waktu pelantikan adalah melaksanakan keputusan Undang-Undang. Itu bentuk sumpah kepala daerah hukumnya wajib untuk melaksanakan amanah” ungkap Tjahjo, Rabu (3/8/2016).

Mendagri pun menilai etika Ahok bisa dipertanyakan karena tak konsisten menjalankan Undang-Undang. Ia menilai saat ini sudah ada sejumlah pihak yang mempertanyakan etika Ahok karena mengajukan judicial review itu.

“Sebagai Gubernur kepala daerah kalo ada yang mengatakan kurang pas atau etikanya bagaimana, ya itu terserah” tambah Tjahjo.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, calon gubernur dan wakil gubernur yang menjabat harus mengambil cuti selama masa kampanye. Untuk pilkada serentak 2017, masa cutinya dimulai 26 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 atau sekitar empat bulan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...