Home / Berita / Mengejutkan, Rachmawati akan Berikan Soekarno Award kepada Pemimpin Korea Utara

Mengejutkan, Rachmawati akan Berikan Soekarno Award kepada Pemimpin Korea Utara

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un

Sudah bukan rahasia umum lagi, Presiden Korea Utara Kim Jong Un telah dikenal sebagai pemimpin dunia yang kejam. Ia tidak segan-segan membunuh siapapun yang menentang kebijakannya, bahkan termasuk keluarganya sendiri. Anehnya,  Rachmawati Soekarnoputri selaku Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno berencana memberikan penghargaan Soekarno Award kepada pemimpin  kontroversial itu.

Alasannya,  karena  pemimpin Korea itu konsisten melaksanakan pemikiran ayahnya Kim Il Sung melawan imperiaisme.

“Kim Jong Un terbukti secara konsisten tetap melaksanakan jalan pikiran pemimpin besar mereka yaitu Kim Il Sung, yakni melawan imperialisme,” ungkap Rachmawati Soekarnoputri, yang juga pendiri Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara.

Ide memberikan penghargaan Soekarno Award disampaikannya kepada publik pada Kamis 30 Juli, setelah bertemu Duta Besar Korea Utara, Ri Jong Ryul.

Anak ketiga dari mantan presiden Soekarno tersebut mengatakan, kegigihan Kim Jong Un melawan imperialisme sejalan dengan pikiran Soekarno yang anti Neo Kolonialisme Imperialisme.

Yayasan pendidikan Soekarno sebelumnya juga pernah memberikan penghargaan yang sama  kepada  ayah Kim Jong Un, yaitu  Kim Il Sung pada 2001. Kim Il Sung  merupakan presiden Korea Utara sebelum meninggal tahun 2009. Kim Il Sung dianggap sebagai tokoh perdamaian kemerdekaan. Setelah Kim Il Sung wafat, anaknya Kim Jong Un yang menggantikannya.

Kim Jong Un terkenal sebagai pemimpin yang bengis, karena tega membunuh siapun yang menentangnya. Ia pernah membunuh pamannya sendiri Jang Song-Thaek dengan cara yang  sadis, yaitu  ditelanjangi, lalu ‘ditendang’ ke dalam sebuah kandang yang berisi sekitar 120 anjing buas kelaparan yang belum makan selama 3 hari. Di Korea Utara, cara eksekusi seperti ini dinamakan quan jue, atau eksekusi oleh anjing.

Jang Song Thaek merupakan menteri yang juga sangat berpengaruh di Korea Utara. Jang menikahi adik dari Kim Jong Ill dan merupakan orang kedua yang memiliki kekuatan di Korut. Pada Mei 2015, Kim Jong-un juga memerintahkan pasukannya untuk mengeksekusi Menteri Pertahanan Hyon Yong Chol karena memprotes peraturannya.

Paling tidak  selama 5 tahun kepemimpinannya,  Kim Jong-un sudah mengeksekusi sekira 70 pejabat.  Teror yang dilakukan Kim Jong-un muda tersebut mempengaruhi sejumlah warga Korut, yang memutuskan untuk membelot dan bekerja di luar negeri, khususnya di Korsel.

Korut, sebuah negara otoriter yang sudah dipimpin keluarga Kim sejak 1948. Mereka mampu menjaga informasi pemerintahannya. Bahkan, informasi yang dikumpulkan BIN Korsel sangat sulit untuk dikonfirmasi. ***

 

Baca Juga

Ribut dengan Petugas Dishub, Sopir Taksi di Solo Aksi Blokade Jalan

Solo – Puluhan sopir taksi memblokade Jalan Mayor Sunaryo, Solo, Jumat (22/9/2017) sore. Aksi itu ...