Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Menghadapi MEA, Bank Syariah Plat Merah Akan Dimerger

Menghadapi MEA, Bank Syariah Plat Merah Akan Dimerger

Untuk menghadapai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dibutuhkan permodalan yang kuat khususnya bagi bank syariah. Karena selama ini pangsa pasar bank syariah ditanah air hanya bergerak di level 5 % saja. Maka perlu dipacu untuk meningkatkan pangsa pasar dengan membentuk Mega Bank Syariah yang besar dan kuat.

Mega Bank Syariah sangat diperlukan untuk dapat mendukung kegiatan ekonomi national demikian penjelasan dari Sigit Pramono selaku Ketua Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas). Pangsa pasar Indonesia sangat besar dan luas sehingga sayang kalau potensi pasar yang besar dinikmati oleh bank asing bukan ban nasional, demikian penjelasan tambahannya.

Rencana penggabungan bank syariah sangat efektif sepanjang modal inti ditambah setelah merger. Rencananya tiga bank plat merah akan digabung menjadi satu anak usaha namun modal intinya baru 10 triliun. Demikian penjelasan dari pengamat bank syariah Muhammad Syakir Sula.

Penjelasan Syakir Sula “Kalau digabung kan baru masuk kelompok BUKU III awal, enggak nambah pengaruhnya. Harus diberi tambahan modal, entah dari APBN atau dari induk usaha mereka. Itu yang harus dipikirkan lebih jauh oleh pemerintah”.

Bank hasil merger tersebut, statusnya juga harus berubah menjadi Bank Syariah berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Proses penggabungan bank syaraih plat merah ini akan memakan waktu sekitar 1 sampai dengan2 tahun dan ditahun ketiga akan terasa pertumbuhannya. Syakir Sula menambahkan.

Dukungan untuk membuat mega bank syariah disampaikan oleh Direktur Utama PT. BNI Syariah Dinno Indiano, yang mengatakan pembentukan mega bank syariah berpotensi untuk memperkuat posisi bank-bank syariah domestik di Kawasan Asia Tenggara. Dirinya mendukung apabila bank syariah digabung untuk memperkuat persaingan.

Konsolidasi perbankan sangat diperlukan untuk memperkuat modal dan memperbesar perbankan di Indonesia demikian pernyataan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad.

Per Maret 2015 berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dikeluarkan oleh OJK Total Asset Bank Umum Syariah (BUS) sebesar Rp 198,55 triliun, mengalami peningkatan 9,61 % year on year. Sedangkan Unit Usaha Syariah (UUS) meningkat 16,76 % dari Rp 59,78 triliun menjadi Rp 69,80 triliun secara tahunan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...