Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Menjadi Anggota OPEC, Apa Kerugian dan Keuntungannya

Menjadi Anggota OPEC, Apa Kerugian dan Keuntungannya

opec 1

Pada sidang OPEC di Wina, Austria, hari Selasa 9 September 2008, Indonesia secara resmi mengumumkan keluar dari anggota pengekspor minyak dunia tersebut. Namun ternyata anggota bahkan Presiden OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) sempat tidak menyetujui, hanya memberlakukan Suspensi keanggotaan kepada Indonesia.

Itu artinya, OPEC mengharapkan agar Indonesia dapat bisa menjadi anggota penuh OPEC kembali bila situasi memungkinkan.

Indonesia beralasan kalau keluar dari OPEC karena saat itu posisinya bukan lagi sebagai negara pengekspor minyak tapi sudah menjadi pengimpor minyak. Produksi minyak Indonesia terus menurun hingga dibawah 1 juta barel per hari.

Hingga saat ini, berdasarkan data, cadangan minyak Indonesia sekitar 3,6 miliar barel minyak. Jika diproduksi 800-900 ribu barel setiap hari,maka cadangan minyak kita akan habis 12 tahun lagi. Pada tahun 2014 silam, Indonesia hanya memproduksi kira-kira 790 ribu barel minyak per hari.

Lalu, apa sih kerugian yang dialami Indonesia tidak menjadi anggota OPEC?

Kerugiannya, berimbas pada hilangnya peran negara ini di beberapa area yang mendapat pengakuan dari dunia internasional. Kalau biasanya negara ini ingin usul sesuatu harus punya teman, tidak bisa usul sendiri. Tapi kalau kita menjadi anggota OPEC, kita punya dukungan dari sesama anggota OPEC.

Sedangkan kalau keuntungannya, menurut mantan Gubernur OPEC Untuk Indonesia, Maizar Rahman, ada tiga.

Pertama, katanya, dalam diplomasi energi. Diplomasi energi ini, kan Indonesia sudah menjadi importir minyak. Dan dalam beberapa tahun terakhir kita menjadi salah satu pengimpor minyak terbesar. Karena itu, lanjut Maizar, Indonesia masih membutuhkan OPEC untuk mempermudah proses importir ke negara-negara lain

Kemudian, lanjutnya, yang kedua adalah diplomasi ekonomi. Karena negara OPEC itu kan negara-negara yang mempunyai simpanan triliunan dolar itu bisa kita bawa untuk investasi ke Indonesia.

Sementara Ketiga, diplomasi politik. “Dengan masuk kembali ke OPEC, bila Indonesia mendapat masalah dengan mudah mendapatkan dukungan melalui negara-negara OPEC,” ujar Maizar.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...