Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Menkes Khawatirkan Jumlah Anak Perokok di Indonesia Terus Naik

Menkes Khawatirkan Jumlah Anak Perokok di Indonesia Terus Naik

perokok

Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menekan jumlah perokok di tanah air. Mulai dinaikkan harganya hingga kemasan bungkus rokok yang diberi gambar peringatan merokok. Namun tampaknya hal itu tidak membuat jera para perokok, justru tren jumlah perokok makin meningkat.

Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, menungkapkan bahwa jumlah perokok naik di Indonesia. Dirinya mengkhawatirkan peningkatan tersebut juga terjadi pada anak-anak.

“Dari sepuluh orang, delapan orang yang merokok, itu artinya meningkat. Saya khawatir peningkatan 20 persen perokok pada anak meningkat,” ujar Nila di Jakarta.

Mengambil data Global Youth Tobacco Survey 2014, sebanyak 20,3 persen anak usia sekolah sudah mengkonsumsi rokok. Survei itu sendiri melibatkan responden anak usia 13-15 tahun.

Dari data itu pula menyebutkan sebanyak 36 persen responden pria usia sekolah dan 4,3 persen responden wanita menjadi perokok aktif.

Sedangkan untuk kasus perokok pasif, 57 persen responden terpapar asap rokok dalam rumah dan 60 persen terpapar di tempat umum.

Melihat fenomena tersebut, gerakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) akan terus digalakkan oleh pemerintah yang bertujuan untuk menekan pertumbuhan perokok.

“Di sini mendorong KTR dilakukan dan Unit Kesehatan Sekolah dikembalikan dan (rokok) tidak dijual di lingkungan sekolah,” ujar Nila.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...