Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Menkes Sebut Vaksin Palsu Tak Bahaya, Kok Bisa?

Menkes Sebut Vaksin Palsu Tak Bahaya, Kok Bisa?

“Karena gini, suntikan dari imunisasi itu hanya setengah sampai satu cc” ungkap Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek (Senin, 27/6).

Menkes Sebut Vaksin Palsu Tak Bahaya, Kok Bisa

Kasus vaksin palsu kini tengah diungkap kepolisian. Total ada 15 tersangka dengan peran yang berebeda-beda dari mulai pengedar hingga pembuat. Vaksin palsu diduga telah beredar di lima provinsi, termasuk Jakarta. Di Jakarta ditengarai ada empat rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu ini dan dua apotek yang menjualnya.

Heboh vaksin palsu akhirnya dikomentari oleh Menteri Kesehatan. Nila F Moeloek. Ia meyakini keberadaan vaksin palsu yang belakangan terungkap peredarannya memiliki dampak yang tidak terlalu membahayakan. Pasalnya vaksin palsu tersebut tidak akan menyebabkan kematian, lantaran dosis kecil.

“Enggak, enggak sampai (meninggal). Karena gini, suntikan dari imunisasi itu hanya setengah sampai satu cc” ungkap Nila di Nusa Dua Bali, Senin (27/6).

Nila menduga vaksin palsu itu hanyalah cairan infus, sehingga ketika vaksinasi dilakukan cairan yang meresap hanya berada di bawah kulit. Nila mengatakan balita yang mendapatkan vaksin palsu tidak memiliki kekebalan tubuh, sehingga perlu dilakukan vaksin ulang agar memiliki kekebalan tubuh.

Kementerian Kesehatan menargetkan vaksinasi ulang diberikan kepada anak-anak dengan rentang usia hingga umur 10 tahun. Rentang usia anak itu menjadi ambang batas yang diterapkan karena pembuatan vaksin palsu diketahui sudah ada sejak 2013.

Pihaknya juga memastikan akan mencari tahu para pembuat vaksin palsu itu menyebarkan vaksinnya secara terus menerus atau berkala. Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Bareskrim Polri yang mengungkap pembuatan vaksin palsu.

“Karena kami ingin mengetahui isinya apa dulu nih, sterilitas pasti sudah sangat meragukan” pungkas Nila.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...