Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Menkeu Buka-bukaan Kenapa Perekonomian Lesu

Menkeu Buka-bukaan Kenapa Perekonomian Lesu

perekonomian 1

Hari Rabu (27/5) Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengadakan rapat oleh Komisi XI DPR. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi XI, Fadel Muhammad, dihadiri 28 orang anggota dari 8 fraksi.

Pembahasan seputar pertanyaan anggota dewan DPR ke Menkeu, mengapa terjadi perlambatan ekonomi.

Fadel dalam pembukaannya mengungkapkan,”Kita melihat ekonomi kuartal I hanya sebesar 4,7%, maka kita perlu meminta penjelasan dari Menkeu.”

Selain itu, Fadel meminta penjelasan terkait dengan posisi terakhir dari penerimaan negara dan belanja. Sebab sudah akan memasuki‎ semester II, sehingga perlu diperhitungkan lebih lanjut risiko fiskal yang ditimbulkan.

Mengapa hal itu ditanyakan? “Sebab penerimaan dan belanja menjadi sesuatu yang penting untuk kita ketahui, karena kita ingin tahu sampai akhir tahun, posisinya seperti apa. Jadi kita tahu bagaimana risiko yang ditimbulkan,” jelas Fadel.

Menkeu Bambang Brodjonegoro kemudian menjelaskan bahwa perlambatan ekonomi tak lepas dari kondisi global. Negara-negara seperti China, Rusia, dan Brasil juga mengalami persoalan yang sama.

Bambnag melihat, penyebabnya adalah harga komoditas yang masih rendah. Terutama untuk komoditas yang menjadi andalan Indonesia, yaitu di sektor pertambangan dan perkebunan. Sampai sekarang belum ada tanda harga tersebut akan naik.

“Sejak 2012 harga komoditas dunia sudah turun, dan Indonesia sudah kena dampak,” ungkap Bambang.

Perlambatan ekonomi berikutnya dipengaruhi oleh negara China. Sebagai mitra ekspor dagang utama Indonesia, perlambatan ekonomi China ini sangat berpengaruh. Di samping itu, juga ada pengaruh yang datang dari Amerika Serikat, ini terkait rencana kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS yaitu Federal Reserve (The Fed).

Masih‎ ada ketidakpastian, kata Bambang yang semakin kuat. Oleh karena itu waspadai setiap saat di semester II dan siap-siap hadapi kenaikan suku bunga.

Disamping pengaruh dari luar negeri, perlambatan ekonomi juga datang dari dalam negeri. Menurut Bambang, persoalan pencairan anggaran‎ yang memang terlambat dari jadwalnya. Karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015 baru disahkan pada Februari.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...