Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Menko Polhukam Wiranto Janji akan Tindaklanjuti Rekomendasi Simposium 1965

Menko Polhukam Wiranto Janji akan Tindaklanjuti Rekomendasi Simposium 1965

wiranto7

 

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto berjanji terus menindaklanjuti rekomendasi simposium terkait dugaan pelanggaran HAM 1965, yang telah diserahkan kepada pemerintah pada Mei lalu.

Pernyataan itu dikatakan Wiranto untuk menepis anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa mantan menteri pertahanan dan panglima ABRI itu terkesan mengabaikan upaya penyelesaian dugaan tindakan pelanggaran HAM berat pada periode 1965.

“Saya akan terus bekerja menyelesaikan masalah itu, saya jamin. Jadi masalah HAM masa lalu yang kemarin sudah tercatat untuk diselesaikan terus kita lanjutkan,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/9).

Wiranto mengaku telah beberapa kali menggelar rapat di Kemenko Polhukam untuk secara khusus membahas masalah pelanggaran HAM, termasuk mengkaji satu per satu poin rekomendasi secara komprehensif, adil, dan transparan.

Adapun kehati-hatian pemerintah dalam menangani persoalan ini dilakukan untuk menghindari proses penyelesaian yang melibatkan tuduhan atau keberpihakan terhadap pihak tertentu.

“Kita mengarah pada penyelesaian masalah yang seadil-adilnya. Jangan sampai penyelesaian masalah HAM ini justru menimbulkan masalah baru yang membebani bangsa ini,” papar Wiranto.

Lebih lanjut ia pun mengaku selalu melibatkan mitra pemerintah seperti Komnas HAM dan para pakar hukum dalam rapat di Kemenko Polhukam karena pertimbangan dan pandangan mereka dinilai penting dalam merumuskan penyelesaian kasus pelanggaran HAM 1965.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...