Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Menkum HAM : Mungkin KPK di Evaluasi Kinerjanya, Bukan dibubarkan

Menkum HAM : Mungkin KPK di Evaluasi Kinerjanya, Bukan dibubarkan

KPK

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly mengakui kalau sampai sekarang belum membaca secara langsung draft revisi Undang-Undang (UU) nomor 30 tahun 2002, tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dirinya hanya membaca polemik seputar revisi UU itu dari media.

“Kita cuma dengar dari kalian, formalnya belum (menerima),” tutur Yasonna kepada wartawan hari Jumat (9/10).

Dari pemberitaan media Yasonna mengetahui bahwa di dalam draft revisi yang tengah diajukan ke Badan Legislatif (Baleg), KPK rencanannya akan dibatasi umurnya sampai 12 tahun.

Yasonna setuju KPK dievaluasi kinerjanya setiap kurun waktu tertentu, dan bukannya dibubarkan.

“Mungkin dievaluasi setiap dua belas tahun, lima belas tahun. Bukan berarti stop. Ini masih terbuka didiskusikan,” tuturnya.

Kemudian juga di dalam draft itu diatur soal kewenangan penyadapan. KPK harus mengantongi izin dari pengadilan, sebelum menyadap pembicaraan seseorang.

Yasonna percaya bahwa kewenangan penyadapan, memang harus lebih diatur dan lebih diawasi.

Kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengingatkan, bahwa draft itu baru sekedar usulan.

Pihak DPR sendiri belum membahasnya secara resmi, dan pemerintah belum mengambil keputusan. Ia meminta semua pihak menunggu rencana pastinya.

“Yang pasti, kalau sifatnya revisi Undang-undang KPK itu tidak mungkin lemahkan, kalau memperbaiki boleh, yang kurang dibenahi, evaluasi,” jelasnya.

 

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...