Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Menteri BUMN Rini : Kereta Cepat Jakarta – Bandung, Setetes pun Tidak Pakai APBN

Menteri BUMN Rini : Kereta Cepat Jakarta – Bandung, Setetes pun Tidak Pakai APBN

menteri bumn rini

Berita seputar proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepertinya akhir-akhir ini kembali hangat. Banyak komentar yang keluar.

Lalu bagaimana tanggapan dari Menteri BUMN Rini Soemarno?

Rini berkali-kali menegaskan, kalau proyek kereta cepat mampu mengembangkan perekonomian kawasan yang dilaluinya. Mulai dari pengembangan pusat pendidikan, ecotourism, dan lainnya.

Rini juga telah menunjuk empat BUMN untuk membentuk konsorsium dan bermitra dengan China railway.

Empat BUMN yang ditunjuk Rini adalah PT Wijaya Karya Tbk (Wika), PT Jasa Marga Tbk, PT Perkebunan Nasional (PTPN) VIII, dan PT Kereta Api Indonesia. Wika akan menjadi pemimpin konsorsium.

Soal banyaknya kritikan terhadap proyek itu, Rini mengungkapkan bahwa proyek itu tidak setetes pun menggunakan dana APBN.

“Saya tekankan sejak awal proyek ini b to b (bussines to bussines). Sejak awal itu BUMN. Saya hanya pembina dan pengawas BUMN untuk kereta cepat ini,” ujar Rini, di gedung DPD, Senayan, Jakarta (29/1).

Dipaparkan pula oleh Rini, alasan pemerintah memilih Tiongkok sebagai mitra pembangunan proyek kereta cepat ketimbang Jepang.

“Permasalahannya, Jepang selalu meminta jaminan pemerintah sehingga itu jadi proyek pemerintah dengan APBN. Padahal, ini harus b to b,” jelas Rini.

Rini pun berkilah, ia tidak mengetahui sama sekali proses negosiasi dengan Tiongkok.

“Sejak awal ini b to b. Saya enggak ikutan negosiasi dan enggak urus perizinan. Semua company. Enggak tahu saya terus yang dilihat. Padahal saya ajak direksi. Detail bisa ditanya ke mereka,” ungkapnya.

Rini juga mengatakan, pembangunan kereta cepat harus dilakukan secara cepat, makanya dikeluarkan Keputusan Presiden.

“Kepres bukan hanya kereta cepat, tapi juga buat kereta ringan, tol Sumatra, Kalimantan itu di kejar-kejaran sama pembebasan lahan. Ini harus cepat agar kita bisa bangun daerah,” ujarnya.

Disamping itu, Rini menjelaskan proyek pembangunan kereta cepat tidak terlepas dari pembangunan kawasan Walini.

“Sudah didiskusikan dengan Pemkot Bandung. Juga perguruan tinggi ITB yang mau kembangkan kampus. Kereta cepat ini bisa efektif,” ungkapnya.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...