Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Menteri Lain Kuatir Kritik Rizal Ramli Terhadap Jokowi Munculkan Kegaduhan Politik

Menteri Lain Kuatir Kritik Rizal Ramli Terhadap Jokowi Munculkan Kegaduhan Politik

rapat kabinet kerja
rapat kabinet kerja

Sikap Menko Kemaritiman Rizal Ramli  yang blak-blakan menentang program Jokowi di bidang kelistrikan dan transfortasi, mulai menuai respon dari menteri lainnya. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Panjaitan mengatakan  seharusnya langkah itu tidak perlu terjadi.

Ia menyatakan jangan sampai ada  kegaduhan akibat pernyataan yang dilontarkan anggota kabinet. Pemerintah ingin menciptakan iklim investasi yang lebih baik, sehingga kegaduhan semacam itu harus diminimalisir.

“Kita tidak mau ada kegaduhan statement yang tidak jelas itu, perintah Presiden juga begitu. Jadi kalau statement itu belum jelas, tanya dulu Menko-nya,” kata Luhut Jumat (13/8) seperti dikutip dari Tribun. Seharusnya, menurut Luhut, tidak perlu ada pernyataan anggota kabinet yang bertentangan dengan pernyataan Presiden.

“Jika di dunia militer, haram hukumnya bagi bawahan mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan kebijakan atasan,” katanya. Ia menegaskan, tidak boleh ada satupun statement komandan atau  bawahan, yang bertentangan dengan atasan. “Ini menjadi rumus, jadi formula,” ujar dia.

Pekan depan, Luhut akan mengikuti rapat dengan tiga Menko lainnya, yakni Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli. Dalam rapat yang dijadwalkan pekan depan itu para Menko akan memperjelas batasan tugas masing-masing.

Sebagai Menko Polhukam, Luhut menyadari tugasnya untuk menciptakan stabilitas hukum serta keamanan sehingga menciptakan rasa aman berinvestasi. “Jadi tugas saya akan menegaskan kepada tim ekonomi, bahwa tugas saya untuk membuat kebijakan keamanan,  tetapi kalian menteri lainnya untuk mendorong investasi,” ujar dia.

Menurut Luhut, dalam situasi perekonomian nasional maupun global yang tengah lemah, diperlukan stabilitas politik maupun keamanan dalam negeri. Diharapkan, pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV nantinya bisa membaik. Oleh sebab itu, pernyataan Rizal Ramli yang mulai berani membantah program Jokowi, seharusnya tidak perlu terjadi.

Sebelumnya Rizal Ramli secara tegas mengatakan program Jokowi  untuk pembangunan 35 ribu MW  sumber energy listrik tidak masuk akal dan tidak mungkin direalisasikan. Ia juga meminta Presiden Jokowi membatalkan rencana Garuda membeli 30 unit pesawat Airbus yang baru.

Menanggapi pernyataan Rizal Ramli ini, menteri lain berkomenter berbeda.  Menteri Energi dan Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku optimis proyek kelistrikan 35.000 megawatt (MW) bakal terealisasi pada masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Bahkan, akhir tahun ini bakal diresmikan 7.000 MW sisa peninggalan masa pemerintahan SBY.

“Untuk 35.000 MW target akan tercapai, 35.000 itu kan ada dua yaitu 7.000 MW sisa, yang 7.000 MW insya allah akhir tahun depan selesai semua. Kita bisa berharap separuh dari 7.000 harus diresmikan,” ujar dia di kantor BKPM, Jakarta, Jumat (13/8).

Untuk tahun depan, Menteri Sudirman malah yakin sebanyak 15.000 MW dari 35.000 MW bakal diresmikan. Apalagi, ESDM bakal terus mengevaluasi mengenai pembangunan infrastruktur itu. “Kita kan reserve sistem yang kita lihat, kenapa 35.000 MW itu berdasarkan penelitian,” pungkas dia. – trib/ant

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...