Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Menteri Rini Soemarno Buka Suara terkait Kewarganegaraannya dan Isu Akan dicopot

Menteri Rini Soemarno Buka Suara terkait Kewarganegaraannya dan Isu Akan dicopot

076277300_1429932359-Rini5

Sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tampaknya menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir ini.

Ada isu yang menyatakan kalau Rini Soemarno memiliki dua kewarganegaraan. Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi sebelumnya mengungkapkan, Rini disebut-disebut memiliki dua kewarganegaraan yakni Amerika Serikat dan Indonesia.

Terkait dengan hal ini, Rini Soemarno langsung membantahnya. bahkan mematahkan kabar yang beredar belakangan ini.

Menurut cerita Rini, dirinya memang lahir di Maryland Amerika Serikat, namun hal tersebut tidak bisa disimpulkan jika dirinya memiliki kewarganegaraan ganda.

“Iya saya memang lahir di situ, tapi bukan berarti saya punya kewarganegaraan ganda,” ungkap Rini di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (30/6).

Ditambahkan olehnya, dirinya terpaksa lahir di luar negeri karena ayahnya bertugas sebagai direktur di International Monetary Fund (IMF) pada 1968.

“Ayah saya waktu itu dikirim pemerintah sebagai direktur IMF. Waktu itu saya lahir tahun 1968. Jadi sekarang ini umur saya 57. Warga negara Indonesia,” jelasnya.

Isu lainnya adalah tentang pencopotan dirinya dari Menteri BUMN.

Diakui oleh Rini, dirinya hanya bisa pasrah jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar akan mencopot jabatannya. Sebab menurutnya, jabatan yang disandang merupakan bentuk kepercayaan dan amanat Presiden Jokowi kepada dirinya.

“Saya di sinikan ditunjuk bapak Presiden Jokowi, saya mendapatkan kepecayaan dari beliau untuk mimpin kementerian BUMN,” tutur Rini.

Ditambahkan Rini, jika kabar perombakan kabinet benar menimpa dirinya, Ia akan menghormati keputusan tersebut. Pasalnya, hal tersebut merupakan hak prerogratif Presiden.

“Kalau memang sudah waktunya saya diganti, itu sudah keputusan dan prerogratif bapak Presiden gitu,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengaku tidak berpikir macam-macam atas kabar rencana pencopotan jabatan Menteri BUMN.

“Saya tidak pikir apa-apa saya selalu berpikir kepada Allah,” imbuhnya.

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...