Home / Berita / Nasional / Menteri Saling Lempar Kesalahan Soal Daging, SBY Marah

Menteri Saling Lempar Kesalahan Soal Daging, SBY Marah

Presiden SBY
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono

Aktual Post – Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengaku kesal dengan perilaku bawahan. Adalah para Menteri yang saling lempar kesalahan soal pangsa pasar daging sapi di Indonesia. Selain itu, kinerja kurang maksimal juga menjadi pemicu kemarahan SBY.

Kurangnya keahlian mendasar mengenai penstabilan harga daging sapi di Indonesia memang patut disoroti. Presiden SBY sendiri telah menginstruksikan para bawahan untuk tetap menjaga stabilitas harga menjelang dan berlangsungnya bulan Ramadan.

Namun kinerja tidak sesuai dengan harapan, harga daging sapi di Indonesia tidaklah menemui titik kestabilan teratur. Oleh sebab itu, rapat terbatas di Base Ops Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/7) siang pun digelar.

Dalam rapat ekslusif itu, SBY membukanya dengan pernyataan mengenai tidak stabilnya harga daging sapi.

“Saya melihat masalah daging sapi masih berputar. Saya tanya Menteri Perdagangan, katanya kesalahannya di sini, di situ, tidak menemui kejelasan. Toh ini negara kita, Indonesia, bukan di New York, Amerika Serikat (urusannya),” ujar Presiden SBY.

Solusi belum tercanangkan, SBY semakin kesal dan marah terhadap apa yang dilakukan para Menteri-nya. Yaitu saling lempar kesalahan satu sama lain dan beralasan dengan melontarkan birokrasi-nya masing-masing.

Terlepas dari kendala intern tersebut, presiden SBY juga menambahkan, dalam penyusunan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi beberapa minggu yang lalu, terus diingatkan seperlunya agar harga sembako tidak melambung tinggi saat Ramadan tiba.

“Soal daging, sebelum kita putuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi, saya ingatkan untuk jaga stabilitas harga. Menjelang Ramadan memang selalu ada kenaikan, namun jangan sampai berlebihan.”

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...