Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Meski Baru Menelan Korban Tapi Air Terjun Sedudo Tetap Ramai, Ini Alasannya!

Meski Baru Menelan Korban Tapi Air Terjun Sedudo Tetap Ramai, Ini Alasannya!

Meski Baru Menelan Korban Tapi Air Terjun Sedudo Tetap Ramai, Ini Alasannya!

Meski baru saja menelan korban jiwa, namun pengunjung di Air Terjun Sedudo di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan Ngajuk tetap ramai. Pemerintah Kabupaten Nganjuk memang membuka kawasan wisata alam tersebut, namun demikian wisatawan dilarang untuk mendekati air terjun Sedudo.

Pada Rabu 22 Juli 2015 jika biasanya pengunjung bisa menikmati kesegaran alam dan air terjun Sedudo, kali ini mereka datang untuk melihat bekas-bekas longsoran.

Petugas belum memperbolehkan pengunjung yang sebagian besar warga sekitar pemandian itu, mendekati air terjun. Aparat masih melakukan pembersihan pemandian dari sisa-sisa material longsoran.

Sebagian besar benda yang jatuh dari lereng setinggi 105 meter dan menimpa wisatawan itu berupa batuan dan sebuah pohon pakis. Karena dibatasi garis polisi, pengunjung hanya bisa berjalan-jalan di sekitar air terjun yang memiliki pemandangan alam eksotis itu.

Dalam keterangannya kepada Tempo, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Nganjuk Ghozali Afandi mengatakan pemerintah bertanggungjawab atas musibah yang terjadi.

Selain menanggung penuh biaya pengobatan korban luka, Bupati Nganjuk Taufiqurrahman juga mengunjungi satu per satu korban meninggal yang merupakan warga dari luar Nganjuk.

Sebanyak tiga orang tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka akibat musibah tersebut. Jika korban meninggal sudah dibawa ke rumah masing-masing di Tulungagung dan Surabaya, namun empat orang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...

One comment