Home / Berita / Politik / Meski Didukung, Tapi Ahok Ogah Jadi Kader Partai

Meski Didukung, Tapi Ahok Ogah Jadi Kader Partai

“Enggak lah, aku kan milik bersama semua. CEO kok” kata Ahok, Senin (20/6/2016).

Meski Didukung, Tapi Ahok Ogah Jadi Kader Partai

Basuki Tjahaja Purnama rupanya menegaskan jika dirinya tak akan bergabung menjadi kader partai, meski mendapat dukungan. Pernyataan itu disampaikan Ahok menanggapi kemungkinan maju melalui jalur partai politik, diusung oleh Golkar, Nasdem & Hanura.

“Enggak lah (gabung parpol), aku kan milik bersama semua. CEO kok” kata Ahok, Senin (20/6/2016).

Seperti yang diketahui jika Ahok berpeluang maju melalui jalur parpol. Pasalnya gabungan kursi dari tiga partai tersebut telah melewati batas minimal bagi parpol yang ingin mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI.

Meski berpeluang maju melalui jalur parpol, Ahok mengaku sampai saat ini masih ingin tetap maju melalui jalur independen bersama relawan pendukungnya Teman Ahok. Ahok merasa faham betul bahwa Teman Ahok telah bersusah payah mengumpulkan data 1 juta KTP.

“Kalau sampai kami dicurangin pun dan kalau enggak ada partai yang mendukung, kami harus fight dong” tambah Ahok.

Jumlah total kursi milik ketiga partai itu jika digabungkan adalah 24 kursi. Terdiri dari 5 milik Nasdem, 10 milik Hanura, dan 9 milik Golkar. Sementara itu batas minimal bagi parpol atau gabungan parpol yang ingin mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI diketahui adalah 21 kursi.

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...