Home / Berita / Dunia / Meski Harga Minyak Turun, Nigeria Justru Cari Pinjaman

Meski Harga Minyak Turun, Nigeria Justru Cari Pinjaman

California-oil-rig

Jika negera-negara lain merasa beruntung karena harga minyak dunia turun, justru ada sebagian dunia yang merasa rugi. Indonesia sendiri, dengan harga minyak turun, berarti BBM (Premium/Pertamax) harga jualnya di masyarakat akan turun juga.

Seperti diketahui, harga minyak terombang-ambing selama 12 bulan terakhir. Harga minyak mentah jenis Brent jatuh dari posisi tertingginya US$ 114 per barel. Sekarang, minyak Brent kembali jatuh ke level US$ 66 per barel.

Biasanya negara-negara yang merasa rugi akan kondisi ini adalah negara-negara penghasilan minyak. Satu diantaranya Nigeria.

Negara ini adalah perekonomian terkuat di Afrika, tapi terpaksa harus mencari mencari pinjaman dana untuk membayar gaji para pegawai negeri untuk beberapa bulan awal tahun ini.

Hal ini diakui langsung oleh Menteri Keuangan Nigeria Ngozi Okojo-Iweala. Menurutnya, negeranya menghadapi tantangan terbesar. Kondisi ekonomi sulit sejak awal tahun dan tampaknya kondisi ini akan berlangsung hingga akhir tahun.

Oleh sebab itu, Pemerintah Nigeria berencana meminjam dana sebesar 4,4 miliar dollar AS dari berbagai sumber pada 2015. Pinjaman itu nantinya akan digunakan untuk menutup berbagai biaya rutin, termasuk gaji pegawai negeri.

Nigeria, yang merupakan produsen minyak mentah terbesar di Afrika, sangat terpengaruh dengan merosotnya harga minyak dunia hingga 50 persen. Padahal, 70 persen pendapatan pemerintah berasal dari penjualan minyak mentah.

“Saat ini, sebagian besar negara bagian tak bisa membayar gaji pegawai. Bahkan, para pegawai federal belum menerima gaji bulan April dan kondisi ini sangat meresahkan,” kata Gubernur Imo, Rochas Okorocha.

Namun demikian, ada opini berkembang dari pengkritik kalau krisis keuangan Nigeria ini salah satunya disebabkan biaya besar yang dikucurkan untuk menggelar pemilihan presiden bulan lalu.

Meski kondisi keuangan sangat buruk, Menteri Okonjo-Iweala mengatakan, Pemerintah Nigeria optimis dan masih menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8 persen tahun ini.

Dirinya juga mengatakan, Nigeria masih jauh lebih baik ketimbang negara penghasil minyak lain yang juga terkena dampak anjloknya harga minyak.

 

 

 

 

Baca Juga

Gelar Operasi, Polisi Amankan Bocah dan Ratusan Botol Miras

Garut – Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat mengamankan tujuh orang anak di bawah umur. Mereka ...