Home / Berita / Nasional / Minat Masyarakat pada Emas Batangan Masih Tinggi

Minat Masyarakat pada Emas Batangan Masih Tinggi

harga-emas-antam

 

Ditengah kondisi perekonomian nasional yang dikatakan lesu, tapi ternyata tidak demikian dengan minat masyarakat terhadap emas batangan. Hal ini diakui oleh Direktur Utama PT Antam Tbk Tedy Badrujaman.

Menurutnya,”Minat masyarakat untuk membeli emas dalam rangka investasi logam mulia masih tinggi.”

Melihat fenomena itu, membuat perseroan memperluas jaringan penjualan ritel logam mulia Antam, melalui butik-butik yang kini sudah ada 11 gerai di seluruh Indonesia.

“Tren penjualan dan pembelian emas di 2014 sangat tinggi. Bahkan ada fenomena antrean pembeli emas batangan Antam di butik logam mulia Antam di Pulogadung, Jakarta Timur,” ujarnya.

Di Pulogadung, katanya lebih lanjut, antrean sangat panjang mencapai 150 orang per hari. Padahal kami hanya mampu melayani 150 orang. Bahkan kalau dari luar kota harus nginap di Jakarta.

Untuk itulah, hari ini, Selasa (19/5), Antam membuka butik yang ke-11 di Pusat Perbelanjaan Sarinah, Thamrin, Jakarta. Dengan dibukanya butik di Sarinah, berarti Antam sudah memiliki beberapa gerai sebelumnya berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya 2 butik, Makassar, Palembang, Semarang, Balikpapan, Banjarmasin, dan Medan.

Tujuan dibukanya butik logam mulia, menurut pengakuan Tedy untuk mendekatkan diri ke pelanggan kami, karena dilihat dari KTP pelanggan tersebar di seluruh Indonesia.

Di samping itu, Antam juga membuat variasi produk agar konsumen bisa terjangkau konsumen. Misalnya di Banjarmasin dan Balikpapan, pihaknya menjual emas 0,5 gram dari sebelumnya paling kecil 1 gram, tujuannya agar para pedagang pasar bisa menjangkau.

Antam sendiri diakui pihaknya, hingga sekarang masih fokus pada penjualan logam mulia emas dalam bentuk batangan, dan tak menjual dalam bentuk perhiasan.

“Sertifikat dengan chasing tidak dipisahkan. Kalau jual kembali ke Antam atau buyback bisa langsung,” ungkapnya.

“Emas yang kami tawarkan adalah emas investasi. Bukan untuk yang mengharapkan besok harganya naik,” katanya.

Berdasarkan data pada kuartal I-2015 tercatat penjualan emas Antam mencapai 3.792 kg atau 38% dari target penjualan 2015 sebesar 9.963 kg. Komoditas emas menjadi kontributor terbesar total penjualan di kuartal I-2015 dengan kontribusi sebesar 68% atau sebesar Rp 1,94 triliun.

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...