Home / Berita / Nasional / Misterius, Siapakah Pria yang di Kursi Roda Saat Blusukan Jokowi di Kaltim Ini?

Misterius, Siapakah Pria yang di Kursi Roda Saat Blusukan Jokowi di Kaltim Ini?

Jokowi ditemani pria yang menggunakan kursi roda saat meninjau proyek pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Desa Karangjoang Balikpapan Utara Kalimantan Timur pada Kamis (24/3/2016).

Misterius, Siapakah Pria yang di Kursi Roda Saat Blusukan Jokowi di Kaltim Ini

Seperti yang diketahui jika proyek pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,2 km tersebut, sempat berhenti selama 5 tahun sejak pertama dibangun pada tahun 2010 lalu. Dengan berjalan kaki, Jokowi menelusuri beberapa bagian Jalan Tol.

Jokowi didamping Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Sekretaris Negara dan sejumlah pejabat daerah. Salah satu yang tampak bersama Jokowi seorang pria di kursi roda. Lantas siapakah pria tersebut?

Usut punya usut, pria tersebut tak lain adalah Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek. Awang Faroek mengenakan kursi roda akibat stroke yang dideritanya pada 2014 lalu. Awang divonis terserang Bellpalsy, yang merupakan sejenis stroke ringan.

Serangan Bellpalsy membuat Awang kesulitan menggerakkan tubuh bagian kirinya, termasuk kesulitan bicara. Dari hasil pemeriksaan, diketahui kondisi Awang drop lantaran kesibukan pemerintahan yang padat.

Saat terjadi serangan penyakit itu, tim dokter segera membawanya rumah sakit. Saat itu disiapkan tim dokter yang terdiri dari dua dokter spesialis jantung, satu dokter anestesi, dua dokter radiologi, satu dokter saraf, satu dokter bedah saraf, satu dokter penyakit dalam, dan satu dokter ortopedi.

Tim dokter cukup lengkap karena catatan medis menyebutkan Awang Faroek punya riwayat penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes, sejak menjadi anggota DPR RI pada era 90-an. Setelah dalam perawatan intensif, Rachim merujuk dibawa ke rumah sakit di Jakarta untuk mendapat second opinion.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...