Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / Mitos Jalan Karanggetas Cirebon Peruntuh Pejabat Angkuh

Mitos Jalan Karanggetas Cirebon Peruntuh Pejabat Angkuh





Cirebon – Keberadaan Jalan Karanggetas menjadi urban legend di Kota Cirebon, Jawa Barat. Konon, Jalan Karanggetas memiliki mitos yang kuat. Jika pemimpin atau pejabat yang angkuh melintas di jalan tersebut dipercaya jabatannya bakal runtuh. Bahkan kesaktian dimiliki pejabat akan lenyap.

Sejarawan Cirebon, Raden Achmad Opan Safari, mengatakan hingga kini masyarakat percaya hal mistis tersebut. “Kalau yang merasa benar sih tidak masalah. Tapi, yang sombong sih banyak yang tidak berani. Sampai sekarang masyarakat masih memercayai itu (mitos),” kata Opan kepada detikcom saat ditemui di Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, Jumat (20/10/2017).

Mitos Jalan Karanggetas Cirebon Peruntuh Pejabat AngkuhKeberadaan Jalan Karanggetas menjadi urban legend di Kota Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Bukan hanya pemimpin daerah tak berani melintas Jalan Karanggetas yang terlanjur dikisahkan angker ini, Opan mengatakan eks Presiden RI Soeharto juga tidak pernah lewat jalan tersebut. Sewaktu berkunjung ke Cirebon untuk meresmikan Kapal Ciremai, menurut Opan, Soeharto memilih jalan lain.

“Pak Harto juga tak berani lewat situ. Itu terjadi sekitar tahun-tahun terakhir Pak Harto menjabat. Pak Harto berkunjung ke Cirebon untuk meresmikan pabrik semen dan meresmikan Kapal Ciremai,” kata Opan yang juga dosen di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Opan menjelaskan kepercayaan mitos itu muncul karena hikayat gugurnya Syekh Magelung Sakti yang dikenal angkuh di wilayah Karanggetas, sekitar tahun 1479. Saking saktinya, rambut Syekh Magelung Sakti tak mampu dipotong lawannya.

“Waktu itu, di Karanggetas, Syekh Magelung Sakti mencari lawan yang berani memotong rambutnya. Namun, lawan-lawannya tak berhasil memotong rambutnya. Padahal lawannya itu menggunakan senjata, tetap saja tidak bisa dipotong,” tutur Opan mengisahkan.

Mitos Jalan Karanggetas Cirebon Peruntuh Pejabat AngkuhPetilasan Syekh Magelung Sakti. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Singkat cerita, sambung Opan, Sunan Gunung Jati menantang Syekh Magelung Sakti. Sunan Gunung Jati berhasil memotong rambut Syekh Magelung Sakti dengan menggunakan dua jarinya. Syekh Magelung Sakti menjadi pengikut Sunan Gunung Jati dan menyebarkan Islam di utara Cirebon.

“Sampai sekarang Jalan Karanggetas masih diyakini masyarakat Cirebon mampu meruntuhkan jabatan orang yang sombong,” ucap Opan.

Kini Jalan Karanggetas menjadi pusat pertokoan. Opan menuturkan di sekitar Jalan Karanggetas, tepatnya di RW 02, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, terdapat petilasan Syekh Magelung Sakti.

“Katanya rambut Syekh Magelung Sakti yang dimakamkan di situ,” kata Opan.

(bbn/bbn)


Source link

Baca Juga

Si Seksi Ariel Tatum Makin Serius dengan Ryuji Utomo

Hot Photo Sabtu, 28 Okt 2017 08:33 WIB  ·   Palevi – detikHOT Jakarta detikHot ...