Home / Berita / Regional / MUI Makassar akan Keluarkan Fatwa Haram Buang Sampah Sembarangan

MUI Makassar akan Keluarkan Fatwa Haram Buang Sampah Sembarangan

buang sampah

Jika anda bertempat tinggal ataupun berkunjung ke Kota Makassar, harap perhatikan larangan yang satu ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar akan menfatwakan membuang sampah sembarang tempat dianggap haram sesuai dengan kajian dari Al Quran beberapa hadist Muhammad SAW.

Ketua MUI Makassar Dr AGH Baharuddin mengungkapkan,”Berdasarkan hasil rapat MUI dengan beberapa ormas Islam lainnya dari kajian hadist dan ayat dari Al Quran, maka akan ditetapkan buang sampah sembarangan dikategorikan haram.”

Dalam salinan ayat suci Al Quran yang berkaitan dengan kebersihan seperti Al-Maidah ayat 6, kemudian Al-Anfal ayat 11, Al-Taubah ayat 103 dan Al-Taubah ayat 108 menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut menyebutkan tidak bersih itu haram.

“Bisa dikategorikan buang sampah sembarangan tempat itu berdosa, mengingat kebersihan sebagian dari iman dan semua orang diwajibkan membersihkan diri dan lingkungannya,” ungkap Baharuddin.

Dengan dikeluarkannya fatwa ini yang merupakan hal baru di Indonesia yang dilakukan MUI Makassar, sambung Baharuddin, harapannya akan mendapat sambutan baik dari masyarakat.

“Mudah-mudahan fatwa yang akan dikeluarkan ini masyarakat akan sadar dan mau menjaga lingkunganya,” jelasnya.

Sebelumnya memang ada Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2011 tentang buang sampah sembarangan dengan denda Rp50 juta. Tapi Perda tidak ada sangkut paut dengan fatwa tersebut.

Kendati program wali kota Makassar tidak ada hubungannya dengan fatwa tersebut, tapi dirinya menghawatirkan nanti ada kesalahpahaman fatwa dikeluarkan guna mendukung program tersebut.

“Sejak Islam hadir di Bumi perintah menjaga kebersihan sudah ada, jadi program Makassar Tidak Rantasa (kotor) itu sudah masuk dalam ajaran Islam yang diaplikasikan pak Wali,” tambahnya.

Sementara itu Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menanggapi positif fatwa tersebut dengan menyatakan fatwa MUI tersebut bersifat mengatur manusia dengan Allah SWT.

Kami, kata Walikota, dari pemerintah kota menyambut baik fatwa itu, tentunya Perda larangan buang sampah akan ditegakkan dan menjatuhkan pelanggar bila kedapatan membuang sampah dengan sanksi Rp50 juta bagi pelanggar.

Meski demikian untuk penetapan fatwa tersebut masih akan dilakukan pertemuan kembali dengan pihak terkait.

 

 

 

Baca Juga

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...