Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Muktamar Muhammadiyah Ke-47 Adem Ayem dan Tertib, Kok Bisa?

Muktamar Muhammadiyah Ke-47 Adem Ayem dan Tertib, Kok Bisa?

muktamar muhammadiya 44

Dua organisasi Islam terbesar di tanah air, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, saat ini sedang menggelar hajat besar yakni Muktamar. Kalau NU menggelar Muktamar ke-33 tanggal 1-3 Agustus di Jombang, Jawa Timur. Sementara Muhammidyah gelar Muktamar ke-47 pada 3-7 Agustus di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kebetulan sekali, kedua organisasi itu salah satu agendanya adalah pemilihan ketua umum. Dan pembukaan muktamar keduanya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Hari ini secara resmi Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membuka Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Lapangan Karebosi, Makassar. Dalam sambutannya, Presiden ke-7 Indonesia ini berterima kasih kepada Muhammadiyah atas kontribusinya pada bangsa dan negara.

Sejumlah tokoh tampak hadir dalam pembukaan Muktamar Muhammadiyah, mulai dari pimpinan lembaga, menteri, politisi dan tokoh Muhammadiyah. Diantaranya, mantan ketua PP Muhammadiyah Syafi’i Ma’arif, ketua MPR Zulkifli Hasan, wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua KPK Taufiqqurrahman Ruki, senator AM Fatwa, ketua umum Golkar (Ancol) Agung Laksono, Menteri Perdagangan Saleh Husin, dan lainnya.

Dibandingkan Muktamar NU, tampaknya Muktamar Muhammadiyah terkesan adem ayem dan bisa berjalan tertib.

Mengapa bisa demikian?

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan kenapa pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah selalu berjalan tertib dan rapi. Pun pemilihan ketua umum PP Muhammadiyah selalu jauh dari isu money politics.

“Dalam sejarah Muktamar Muhammadiyah selalu tertata tapi, sejuk, benar dan bermartabat. Demikian jg Kiranya skrng di Makassar #Mukhtamar47,” ujarnya melalui akun Twitter, @Dahnilanzar.

Ditambahkan olehnya, para petinggi Muhammadiyah sadar betul bagaimana cara untuk menjaga marwah organisasi bentukan KH Ahmad Dahlan tersebut.

“Mujahid2 dan ulama @muhammadiyah tahu persis bermusyawarah yg bermartabat dan baik, krn Muktamar adl forum memajukan dan menggembirakan,” ujarnya.

Mengenai masalah administrasi, sambung dia, sudah jauh-jauh diperhatikan oleh para panitia Muktamar Muhammadiyah.

“Toleransi itu dipraktekkan bukan dipidatokan. Anti kekerasan itu pun dilaksanakan bukan dikampanyekan an sich @muhammadiyah,” jelasnya.

Pendaftaran Peserta, lanjutnya, penggembira dll sejak lama sudah diatur dg baik dan modern. Maka tdk pernah Muktamar @muhammadiyah ricuh.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...