Home / Berita / Nasional / Muktamar NU ke 33, Ada Calon Ketua PBNU yang Diduga Terlibat Pembunuhan Munir

Muktamar NU ke 33, Ada Calon Ketua PBNU yang Diduga Terlibat Pembunuhan Munir

Muktamar NU ke 33, Ada Calon Ketua Umum yang Terlibat Pembunuhan Munir!

Nama As’ad Said Ali sebagai salah satu nama yang dijagokan sebagai calon ketua PBNU di Muktamar NU ke 33, menuai kontroversi. Pasalnya sosok yang dinilai dekat dengan Badan Intelijen Negara (BIN) ini, diduga terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM Indonesia, Munir.

As’ad Said dikaitkan dengan kematian Munir, tidak terlepas dari posisinya yang sempat menjadi wakil kepala BIN pada tahun 2004. Meski kasus pembunuhan Munir telah menyeret Pollycarpus  ke dalam bui, namun siapa sesungguhnya otak pembunuhan Munir belum terungkap.

Suciwati mengaku telah berkirim pesan pendek ke pejabat Rais Aam Kiai Haji Mustofa Bisri dan memohon agar para muktamirin tak melupakan kasus pelanggaran HAM. Di lain pihak istri Munir, Suciwati berharap Muktamar NU ke 33 bisa menghasilkan pemimpin yang memperjuangkan HAM. Suciwati khawatir jika NU dipimpin pelanggar HAM.

“Bangsa Indonesia harus melawan lupa, Asad Said Ali salah satu yang terlibat pembunuhan Munir. Jangan kotori Muktamar NU yang luar biasa ini, agar ke depan NU tetap bersih. Jangan libatkan orang bermasalah” ungkap Suciwati, Rabu (5/8/15).

Sejauh ini nama yang akan maju sebagai Ketua Umum PBNU adalah Pengasuh Ponpes Tebuireng Salahuddin Wahid (Gus Solah), Wakil Ketua Umum PBNU As’ad Said Ali, Wakil Rais Syuriah yang juga mantan Ketua Tanfidziah PWNU Jateng Muhammad Adnan, dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...