Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Muladi Berniat Ingin Gabung Pengurus Golkar Ical – Agung Laksono

Muladi Berniat Ingin Gabung Pengurus Golkar Ical – Agung Laksono

muladi

Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi akan menggabungkan dua kepengurusan Partai Golkar yang saat ini terbelah antara Agung Laksono dan Aburizal Bakrie.

“Saya mengusulkan rekonsiliasi dengan penggabungan kepengurusan dan ini saya dengar sudah disetujui (kedua pihak). Pengurus pak Agung Laksono dan pak Aburizal Bakrie bisa digabung,” ujar Muladi setelah melakukan pertemuan dengan Poros Muda Partai Golkar di Restoran Meradelima, Selasa (10/11).

Ditambahkan olehnya, penggabungan kepengurusan Partai Golkar nantinya akan membuat partai beringin semakin besar. Ke depannya, Ical, kata Muladi, harus mengakomodir Agung Laksono sebagai Wakil Ketua Umum yang merangkap sebagai Ketua Harian Golkar.

“Munas Golkar bukan sesuatu yang mustahil, tapi hendaknya dibicarakan setelah masa transisi dan setelah dibentuknya kepengurusan gabungan tadi, untuk memininalisir konflik lanjutan,” jelas Muladi.

Sedangkan tokoh Poros Muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengaku akan menyambangi senior-senior Partai Golkar untuk meminta masukan terkait rencana penggabungan kepengurusan. Tokoh yang akan disambangi adalah Ginandjar Kartasasmitha dan Akbar Tandjung.

Roadshow ini mendorong kita untuk cari solusi yang terbaik, secara komperehensif. Karena kepengurusan sudah terbelah sampai kebawah,” kata Doli.

Ditambahkan oleh Doli, Poros Muda Partai Golkar sudah gerah dengan dualisme berkepanjangan yang hingga saat ini belum menemui titik temu.

“Tugas kami kader muda adalah mengagregasi kesadaran (tokoh senior Golkar) untuk bersama-sama menyelesaikan ini,” imbuhnya.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...