Home / Berita / Ibu Kota / Mulai Januari 2016, Ahok Gratiskan Uang Kebersihan di Jakarta

Mulai Januari 2016, Ahok Gratiskan Uang Kebersihan di Jakarta

ahok22

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok memerintahkan agar RT dan RW di seluruh Ibu Kota tidak lagi melakukan pemungutan uang kebersihan kepada warga. Kebijakan itu mulai berlaku per tanggal 1 Januari 2016.

“Sekarang semua RT, RW enggak boleh lagi memungut uang sampah,” ujar Ahok ketika menghadiri rapat pimpinan dengan anak buahnya di Balai Kota Jakarta, Senin (28/12).

Sebab, mulai tahun depan juga, dilanjutkan Ahok, semua pengangkut sampah di Jakarta telah masuk menjadi petugas penanganan prasarana dan saran umum (PPSU) yang telah resmi digaji senilai upah minimum provinsi (UMP). Jika masih ada RT atau RW yang meminta uang kebersihan, dipastikan hal itu adalah pungutan liar.

“Pegawai yang bawa gerobak di RW-RW sudah kita rekrut jadi PPSU. Sekarang masih pantas enggak Ketua RW mungut uang sampah dari warga?,” jelas Ahok.

Ahok pun meminta kepada seluruh lurah di masing-masing wilayah untuk memberitahukan warganya agar membuka rekening Bank DKI. Sehingga uang kebersihan itu bisa disetorkan warga secara langsung ke rekening Pemprov DKI.

“Tolong semua lurah bilang sama warga supaya setor ke Bank DKI. ‎ Jadi enggak ada lagi cerita RT RW mungut duit dari warga. Kalau uang keamanan, boleh. Tapi untuk uang kebersihan, enggak ada lagi,” tegasnya.

‎Menurut Ahok, pungutan uang kebersihan dari Ketua RT dan RW di wilayah selama ini banyak yang masuk ke kantung pribadi dan tidak ke dalam kas daerah. Kasus itu marak terjadi di Jakarta Selatan, di mana pengurus RT RW memungut uang kebersihan kepada  restoran-restoran setiap bulan.

“Jakarta Selatan, malaknya kencang-kencang, restoran-restoran dipalakin. Per Januari 2016, seluruh uang itu suruh warga setor langsung ke rekening Pemda DKI,” jelas Gubernur.

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...