Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Munas Riau Diperpanjang, Golkar Kubu Ical Angkat Bicara : Pengurus yang dipecat Harus Dikembalikan

Munas Riau Diperpanjang, Golkar Kubu Ical Angkat Bicara : Pengurus yang dipecat Harus Dikembalikan

Fadel-Muhammad

 

Kementerian Hukum dan HAM menerbitkan SK perpanjangan DPP Golkar hasil Munas Riau 2009, untuk menggelar Munas rekonsiliasi. Golkar kubu Munas Bali pun menerima perpanjangan itu, tetapi meminta pengurus yang pernah dipecat dikembalikan.

“Munas Riau saya ketuanya. Meskipun Munas Riau saat itu sangat kencang konfliknya juga, namun saya berterima kasih Kemenkum HAM akhirnya bersedia diperpanjang SK kepengurusannya,” kata Waketum kubu Aburizal Bakrie, Fadel Muhammad di gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/1).

Lebih lanjut dikatakan, dengan diakuinya kepengurusan Munas Riau maka semua pengurus hasil Munas Riau yang kemarin dipecat harus dikembalikan.

Fadel juga menuturkan bahwa saat perpecahan Partai Golkar meledak di awal-awal, DPP di bawah Aburizal Bakrie melakukan pemecatan sejumlah kader Golkar yang belakangan diketahui ikut dalam kepengurusan Munas Ancol.

“Seperti Agus Gumiwang, Fayakun, dan lain-lain. Nah dengan diperpanjangnya Munas Riau ini, mereka yang dipecat diaktifkan kembali. Seluruh pengurus menyatu  fokus untuk mengadakan Munaslub Mei nanti,” jelas anggota DPR RI itu.

Seperti diketahui kalau sebelumnya, Menkum HAM Yasonna Laoly memastikan sudah menerbitkan SK perpanjangan Golkar hasil Munas Riau tahun 2009. SK itu bersifat sementara sebagai landasan hukum Munaslub Golkar. Kubu Agung Laksono sudah menyatakan menerima perpanjangan SK itu.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...