Home / Berita / Politik / Nama Ahmad Heryawan juga Disebut Fathanah Dalam Sidang Perdananya

Nama Ahmad Heryawan juga Disebut Fathanah Dalam Sidang Perdananya

Ahmad Heryawan juga Disebut Fathanah Dalam Sidang Perdananya
Petinggi PKS yang terseret kasus Fathanah (dakta.com)
Nama Ahmad Heryawan juga Disebut Fathanah Dalam Sidang Perdananya – Kasus korupsi yang menjerat petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq dan sahabatnya Ahmad Fathanah tampaknya semakin merembet kemana-mana. Setelah nama Anis Matta disebut oleh Luthfi Hasan Ishaq dalam sidang yang berlangsung Senin kemarin, kini nama gubernur Jawa Barat terpilih Ahmad Heryawan juga disebut oleh Fathanah dalam sidang tersebut.

Seperti yang dikutip oleh Tribunews pada Selasa (25/06/2013) kemarin, dalam persidnagan terungkap nama Ahmad Heryawan sebagai salah stau penerima aliran dana dalam proyek pengadaan Benih Kopi. Jaksa KPK Avni Carolina menegaskan bahwa dalam sidang tersebut Ahmad Fathanah mengaku bahwa Ahmad Heryawan menerima aliran dana sebesar Rp 450 juta untuk kepentingan Kampanye saat pencalonan sebagai Gubernur Jawa Barat.

Dalam sidang yang berlangsung terbuka Senin kemarin itu, secara gamblang Fathanah mengtakan bahwa Ahmad Heryawan menerima cek uang dari Yudi Setiawan di rumah makan Arab, Alayerajes, Jakarta Pusat, pada 11 Juli 2012 lalu.Yudi Setiawan sendiri dikenal sebagai direktur sejumlah perusahaan seperti PT Cipta Inti Parmindo, PT Cipta Terang Abadi, PT Cipta Kelola Bersama, dan CV Visi Nara Utama. “Pada tanggal 11 Juli 2012, terdakwa (AF) menerima cek senilai Rp 450 juta dari Yudi.

Cek diterima terdakwa di rumah makan Arab Alayerajes Jakarta Pusat untuk keperluan pencalonan Ahmad Heryawan pada pilkada Gubernur Jawa Barat. Pada catatan pengiriman tertulis berita ‘Ustadz bayar kopi’, Yudi Setiawan menyerahkan cek giro itu kepada terdakwa sesuai permintaan Luthfi,” tandas Jaksa Avni. Jaksa Avni juga menambahkan bahwa Yudi terbukti melakukan sejumlah nominal transfer mellaui rekening BCA ke giro BCA yang lainnya dengan mengatasnamakan CV Aneka Pustaka Ilmu (CV API). Yudi mengungkapkan bahwa dia melakukan transfer atas permintaan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq kepada Ahmad Fathanah.

Sementara itu saat ditemui wartawan Liputan 6 Selasa kemarin, Ahmad Heryawan mengaku tak terpengaruh oleh rumor dirinya kecipratan sejumlah uang dari Fathanah. Menurutnya yang terjadi saat ini hanyalah penggiringan opini saja. “Sekarang kan sedang perang opini nih, tanyakan saja sama yang bersangkutan lebih lanjut. Alirannya kemana? Kan gampang untuk membuktikan benar tidaknya. Gak ikutan perang opini ah,” tandas Ahmad Herawan yang akrab diapa Aher ini.

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...