Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Nama Pengganti Premium adalah Pertalite, Harga Pertalite Antara Rp 8.000 – Rp 8.300/Liter

Nama Pengganti Premium adalah Pertalite, Harga Pertalite Antara Rp 8.000 – Rp 8.300/Liter

Pengumuman Kenaikan Harga BBM Naik Rp2000, Bensin Premium Jadi Rp8.500 Mulai Selasa 18 November 2014

BBM, Premium, Pertalite. Berita mengenai pengganti BBM premium dengan Pertalite, memang menjadi kabar yang cukup menyita perhatian publik. Seperti yang diketahui jika PT Pertamina (Persero) dalam waktu dekat akan merilis produk bahan bakar minyak (BBM) varian baru dengan merek Pertalite. Produk baru ini dikabarkan akan memiliki kandungan oktan 90 atau di antara kualitas premium dan pertamax. Lantas, berapakah harga Pertalite?

Menurut keterangan VP Fuel Retail Pertamina dalam sebuah diskusi di Jakarta pada Minggu (19/4/2015), harga Pertalite antara premium dan pertamax yakni di antara Rp 8.000-Rp 8.300 per liter. Iskandar menegaskan Pertalite ini hanyalah alternatif produk yang ditawarkan Pertamina kepada masyarakat.

Pertamina memastikan tidak akan menghapus produk premium dari pasar. Dalam diskusi yang sama anggota Komisi VII DPR RI, Rhamson Siagian mengatakan parlemen masih memberi toleransi jika keberadaan Pertalite ini merupakan alternatif produk tetapi tidak menghilangkan premium.

Kalau premium dihapus, kita akan rekomendasikan Dirut Pertamina dan Menteri ESDM diganti” tegas Rhamson, seperti yang dilansir Kompas.

Sekedar mengingat kembali pada sekitar 1999-an PT Pertamina (Persero) pernah meluncurkan produk yang namanya Premix dengan RON 90. Kali ini Pertamina meluncurkan Pertalite dengan RON 90. Lalu apa bedanya? Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang mengungkapkan jika Premix dan Pertalite tentu sangat berbeda sekali.

Apalagi dulu Premix menggunakan campuran MTBE (Methyl Tertra Butyl Ether), sedangkan Pertalite merupakan campuran Nafta dan HOMC (High Octane Mogas Component). “Premix itu dulu singkatan Premium-mixture. Artinya dibuat dari Premium ditambah MTBE. Tapi tidak lama kemudian Premix harus ditarik, karena penggunaan MTBE dilarang karena terbukti mencemari air tanah” ungkap Bambang seperti yang dilansir detik, Jumat (17/4/2015).

Apalagi kata Bambang, fungsi dari MTBE tersebut adalah lebih sebagai zat untuk meningkatkan angka RON. Ini tentunya berbeda sekali dengan Pertalite yang akan diluncurkan Pertamina bulan depan. “MTBE adalah octane booster untuk meningkatkan angka octan. Sementara Pertalite itu murni dari campuran HOMC dengan nafta, tidak pakai octan booster” tegasnya.

Selain itu tambah Bambang dalam Pertalite juga ditambah zat aditif lainnya seperti EcoSAVE yang membuat bahan bakar semakin baik, semakin irit. “Aditif yang ditambahkan bukan untuk menaikkan oktan, tapi menambahkan features BBM menjadi lebih terbakar sempurna, sehingga mesin lebih bertenaga dan halus, ramah lingkungan dan hemat karena melaju lebih jauh” pungkas Bambang.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ingin-harga-bensin-di-papua-sama-dengan-jawa

Jokowi Ingin Harga Bensin di Papua Sama dengan Jawa

Presiden Joko Widodo minta harga BBM di Papua setara dengan di Jawa. Seperti yang diketahui ...