Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / NasDem Mempertanyakan Presiden Jokowi Yang Berencana Kader PAN Masuk Kabinet

NasDem Mempertanyakan Presiden Jokowi Yang Berencana Kader PAN Masuk Kabinet

nasdem-1

Isu Reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja jilid II terus saja berhembus. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri kemungkinan akan memasukan kader Partai Amanat Nasional (PAN) ke Kabinet Kerja.

Terkait hal itu, Partai NasDem mempertanyakan Jokowi jika memasukan kader PAN. Ketua DPP NasDem, Luthfi A. Mutty pun mempertanyakan komitmen presiden dalam merawat koalisi tanpa syarat itu.

“Kalau seperti ini, apakah masih bisa disebut koalisi tanpa syarat?” tutur Luthfi kepada wartawan, Kamis (22/10).

Ditambahkan olehnya, koalisi tanpa syarat akan batal, ketika upaya PAN menawar kursi kabinet diakomodasi Presiden. Sebab, hal ini akan mempengaruhi pendapat publik terhadap dinamika internal kabinet.

Disamping itu, ia juga khawatir persepsi publik akan menilai presiden inkonsisten dengan keputusannya.

“Kalau konsisten tidak perlu (Reshuffle) dengan membagikan kursi tersebut,” jelasnya.

Diakui oleh Luthfi, reshuffle adalah hak prerogatif presiden. Reshuffle ini dinilai sebagai evaluasi Presiden setiap tahun terhadap kinerja para pembantunya yang dinilai tidak berhasil mencapai target yang telah ditetapkan.

Walau demikian, Luthfi berharap presiden lebih hati-hati mengocok ulang kabinet. Jika hal itu dilakukan secara serampangan, sekedar untuk mengakomodir kepentingan salah satu partai pendukung dan melenceng dari konsensus awal, maka akan merusak hubungan antar partai di dalam koalisi sendiri.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...