Home / Bisnis / Bedah Bank / NIM Menurun, NPL Meningkat Itulah Bank ICBC Indonesia

NIM Menurun, NPL Meningkat Itulah Bank ICBC Indonesia

Aktual Post – Bank ICBC pada kuartal I/2015 membukukan laba sebesar Rp 68,37 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 35,55 miliar atau 34,20 % jika dibanding posisi kuartal I/2014 sebesar Rp 103,92 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya beban bunga sebesar Rp 74,62 miliar atau 27,74 % menjadi Rp. 343,53 miliar pada kuartal I/2015, sedangkan posisi kuartal I/2014 sebesar Rp 268,91 miliar.

Penyebab lainnya karena adanya beban kerugian akibat dari penurunan nilai asset kredit (impairment) yang semula pada kuartal I/2014 sebesar Rp.6,91 miliar menjadi Rp 25,76 miliar pada kuartal I/2015.

Total Asset bank yang beralamat di ICBC Tower Jalan MH Thamrin ini pada kuartal I/ 2015 sebesar Rp 42,07 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 9,06 triliun atau 27,44 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 33,01 triliun. Demikian halnya dengan kredit yang diberikan tumbuh sebesar Rp 3,85 triliun atau 18,50 % menjadi Rp 24,66 triliun pada kuartal I/2015, sementara itu di kuartal I/2014 kredit yang diberikan mencapai sebesar Rp 20,81 triliun.

Dana pihak ke tiga yang berhasil dihimpun sebesar Rp 23,52 triliun pada kuartal I/2015, tidak mengalami pertumbuhan jika dibanding posisi kuartal I/2014 sebesar Rp 23,75 triliun. Dana mahal berupa simpanan berjangka mendominasi pemupukan dana masyarakat yaitu 67,21 % dari total dana keseluruhan.

CAR (Capital Adequacy Ratio) mengalami penurunan 4,9 % dari tahun kuartal I/2014 (sebesar 21,10 %) menjadi 16,20 % pada kuartal I/2015. Sejalan dengan itu, adanya peningkatan NPL (Non Performing Loan) gross sebesar 0,92 % menjadi 1,24 % pada kuartal I/2015, sedangkan dikuartal I/2014 sebesar 0,28 %. Demikian pula dengan NPL net pada kuartal I/2015 sebesar 0,93 % mengalami peningkatan sebesar 0,73 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar 0,20 %.

NIM (Net Interest Margin) mengalami pertumbuhan negatif sebesar 0,70 % menjadi 2,44 % di kuartal I/2015, sedangkan dikuartal I/2014 sebesar 3,14 %.

LDR (Loan to Deposit Ratio) mengalami peningkatan sebesar 17,24 % menjadi 104,83 % pada kuartal I/2015, sedangkan di kaurtal I/2014 sebesar 87,59 %. Peningkatan LDR tersebut karena pertumbuhan kredit tidak dibarengi oleh pertumbuhan dana yang dihimpun.

Bank ICBC Indonesia sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Industrial and Commercial Bank Of China Ltd. Terdiri dari Central Hujin Investment 35,12 %, Ministry Of Finance Of The People’s Republic of China sebesar 34,86 % dan HKSCC Nominees Limited sebesar 24,51 % serta lainnya 5,49 %.

Bank ICBC dipimpin oleh Shen Xiaoqi sebagai Presiden Direktur mengalami peningkatan NPL dan penurunan NIM sehingga mempengaruhi penerimaan laba pada kuartal I/2015. Perlua ada langkah strategis yang diambil oleh pihak menejemen sehingga kedepannya bisa lebih baik. Tim Aktual Post akan memantau terus perkembangannya.

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...