Home / Berita / Dunia / Obama Kecam Penembakan Gereja Charleston

Obama Kecam Penembakan Gereja Charleston

Sehubungan dengan penembakan yang terjadi gereja Episkopal Methodis Emmanuel Afrika di pusat kota Charleston , Presiden Amerika Serikat Barack Obama sangat mengutuk penembakan yang menyebabkan sembilan orang tewas, Rabu (17/6/2015) waktu setempat bahkan ia menyebut bahwa penembakan yang dilakukan pria kulit putih terhadap gereja kulit hitam itu sebagai “tak berperasaan”.

Gereja ini didirikan pada abad ke-19, merupakan salah satu gereja tertua di Amerika Serikat dan sebagian besar umat Gereja ini adalah warga kulit hitam.

Presiden Obama dan istrinya, Michelle Obama, mengenal Pendeta Clementa Pinckney, yang juga menjadi korban dalam penyerangan tersebut. Pinckney merupakan senator negara bagian South Carolina.

“Ucapan duka cita saja kepada mereka dan keluarga serta komunitas mereka tidaklah cukup untuk mengekspresikan sakit hati, kesedihan dan kemarahan yang kita rasakan,” kata Obama, apalagi fakta bahwa insiden itu terjadi di tempat ibadah membuatnya makin memilukan.

Selama Obama menjabat menjadi Presiden AS, kejadian penembakan sering kali terjadi di AS. Dan setelah insiden penembakan di sekolah di Newtown, Connecticut, pada 2012, sebenarnya Obama sudah meluncurkan usulan kontrol senjata namun usahanya gagal di Konggres karena Konstitusi AS melindung hak warga negaranya untuk memiliki senjata dan pembatasan penggunaan senjata hanya sebatas debat politik saja.

Obama sangat frustasi karena menuurutnya orang-orang tak bersalah telah dibunuh karena tidak sulit untuk mendapatkan pistol di AS. Dan dengan sisa waktu 1,5 tahun di Gedung Putih, Obama sepertinya tidak memiliki waktu lagi untuk mengusullkan undang-undang kontrol senjata yang lain.

Baca Juga

Sempat Terbebani, Ferry Cetak Rekor Lari ASEAN Para Games 2017

Boyolali – Raut berseri terpancar pada wajah para atlet difabel Indonesia, tak terkecuali Nur Ferry ...