Home / Bisnis / Bedah Bank / Pada Q1 Pertumbuhan Laba Bank OCBC NISP Positif

Pada Q1 Pertumbuhan Laba Bank OCBC NISP Positif

Aktual Post– Perolehan laba Bank OCBC NISP meningkat sebesar Rp 30,98 miliat rupiah atau 9,07 % menjadi Rp 372,29 miliar pada kuartal I/2015 dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 341,31 miliar. Peningkatan laba tersebut disebabkan karena meningkatnya pendapatan bunga bersih sebesar Rp 74,46 miliar (8,21 %) menjadi Rp 981,09 miliar.

Jumlah Total Asset pada kuartal I/2015 sebesar Rp 115,02 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp 11,90 Triliun atau 11,53 %, dibanding posisi akhir Desember 2014 sebesar Rp 103,12 triliun. Disisi Aktiva didominasi oleh kredit yang diberikan dan piutang serta pembiayaan syariah pada kuartal I/2015 sebesar Rp 69,72 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 1,59 triliun atau 2,33 % (year to date), pada akhir tahun 2014 sebesar Rp. 68,13 triliun.

Disisi Pasiva didominasi oleh liabilitas, pada kuartal I/2015 mencapai Rp 99,69 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 11,53 triliun atau 13,07 % dibanding akhir Desember 2014 sebesar Rp 88,16 triliun. Liabilitas tersebut terdiri Dana Pihak Ketiga (DPK) berupa giro, tabungan dan simpanan berjangka yang berhasil dihimpun pada kuartal I/2015 sebesar Rp. 80,90 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp 9,22 triliun atau 12,86 % jika dibanding posisi akhir tahun 2014. DPK Bank OCBC NISP ini masih didominasi oleh dana mahal berupa simpanan berjangka pada kuartal I/ 2015 mencapai sebesar Rp 56,77 triliun atau 70,17 % dari seluruh DPK yang berhasil dihimpun.

Bank OCBC NISP yang dikemudikan oleh Bapak Parwati Surjaudaja sebagai Direktur Utama memiliki CAR (Capital Adequacy Ratio) pada kuartal I/2015 sebesar 19,19 % tidak banyak perubahannya jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar 19,92 %. Tingkat NPL (Non Performing Loan) gross pada kuartal I/2015 sebesar 1,39 % mengalami peningkatan 0,63 %, sedangkan NPL net mengalami sedikit peningkatan menjadi 0,83 % pada kuartal I/2015.

LDR (Loan to Deposit Ratio) mengalami penurunan sebesar 16,22 % menjadi 84,61 % pada kuartal I/2015, jika dibanding posisi sama kuartal I/2014 sebesar 100,83 %. Hal tersebut sejalan dengan penurunan NIM (Net Interest Margin) mengalami penurunan pada kuartal I/2015 sebesar 0,31 % menjadi 3,82 %.

Saham Bank OCBC NISP sebagian besar dimiliki oleh OCBC Overseas Investment Pte.Ltd. sebesar 85,08 % yang bermarkas di Singapura. Semula bank ini bernama bank NISP merupakan bank tertua keempat di Indonesia, didirikan tanggal 4 April 1941 di Bandung dengan nama NV. Nederlandsch Indische Spaar En Deposito Bank. Kemudian berkembang dan melalui serangkaian akusisi dan penawaran tender sejak tahun 2004 OCBC Bank Singapura memiliki saham pengendali yang dominan di Bank OCBC NISP.

Bagaimana perkembangan keuangan Bank OCBC NISP kedepan perlu disimak lebih lanjut dengan memperhatikan langkah- langkah strategis yang akan diambil oleh pihak management.

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...