Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Partai Mana yang Menang Paling Banyak di Pilkada, Ini Daftarnya

Partai Mana yang Menang Paling Banyak di Pilkada, Ini Daftarnya

Golkar mengalami keterpurukan di Pilkada 2015.

Partai Mana yang Menang Paling Banyak di Pilkada, Ini Daftarnya

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR), dari 208 daerah pilkada, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai politik dengan daerah kemenangan terbanyak yaitu 105 daerah.

Sementara itu Gerindra menyusul dengan 87 daerah, NasDem 85 daerah, dan PAN 80 daerah. Lalu PKS dengan 75 daerah, Demokrat 68 daerah, dan PKB 65 daerah. Selanjutnya adalah Hanura dengan 63 daerah, Golkar 49 daerah, PBB 32 daerah, PKPI 31 daerah, serta PPP 28 daerah.

Seperti yang juga dikutip dari Tempo, jumlah kemenangan yang diraih oleh masing-masing parpol tersebut tak selalu beriringan dengan jumlah pasangan calon yang diajukan. Total terdapat 630 pasangan calon dalam pilkada yang digelar beberapa waktu lalu. PDIP memimpin dengan total dukungan sebesar 244 pasangan.

Kemudian diikuti Gerindra dengan 211 pasangan, Demokrat 205 pasangan, NasDem 199 pasangan, dan PAN 195 pasangan. Selanjutnya Hanura 187 pasangan, PKB 174 pasangan, PKS 162 pasangan, Golkar 116 pasangan, PKPI 90 pasangan, PBB 78 pasangan, dan PPP 70 pasangan.

Koordinator Nasional JPPR Masykurudin Hafidz, mengatakan kajian tersebut dilakukan untuk melakukan pemetaan terhadap potensi kemenangan pasangan calon berdasarkan dukungan dan koalisi partai politik. Adapun sumber data yang digunakan dalam kajian tersebut merupakan hasil olahan dari rekapitulasi formulir C1 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...