Home / Berita / Nasional / Pasca dituding Haram, BPJS Syariah Akhirnya akan dihadirkan

Pasca dituding Haram, BPJS Syariah Akhirnya akan dihadirkan

????????????????????????????????????

Beberapa waktu lalu ramai diberitakan kalau BPJS Kesehatan itu haram. Meskipun MUI membantah ada fatwa haram, namun masyarakat sedikit resah.

Menyikapi hal demikian, BPJS akhirnya akan menghadirkan program baru yang sesuai dengan syariat Islam. Program itu direncanakan BPJS setelah mengadakan pertemuan dengan MUI di kantor OJK, Selasa (4/8).

Menurut Direktur BPJS, Fahmi Idris, program tersebut dihadirkan agar masyarakat bisa memilih ingin menggunakan program syariah atau yang konvensional. Bedanya, lanjut Fahmi, dalam program syariat BPJS akan mengelola dananya sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seperti penyimpanan dana BPJS dengan penggunaan bank syariah.

Pun begitu dengan fasilitas kesehatan yang diberikan. BPJS akan memberikan fasilitas kesehatan sesuai dengan prinsip syariah.

Sementara program BPJS konvensional, BPJS tetap mengelolanya sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan.

“Program itu dihadirkan agar masyarakat bisa memilih saja. Kita mungkin bisa menyimpan dananya di Bank Syariah dan mengelola sesuai syariat Islam,” ujar Fahmi saat konferensi pers di OJK Jakarta, Selasa (4/8).

Sedangkan mengenai pelayanannya, BPJS tidak akan membedakan antara program syariah atau yang konvensional. Pelayanan kesehatan yang diberikan masih sesuai dengan regulasi BPJS. Seperti pembayaran klaim dan lain sebagainya.

Meski demikian, Fahmi menegaskan, program BPJS Syariah itu masih belum sempurna. Program itu akan terus dibahas bersama tim teknis yang dibentuk dari direksi BPJS, MUI, OJK, DJSN, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan. Bagi Fahmi, pembahasan lebih lanjut itu sangat diperlukan agar tidak terjadi ketimpangan di masa akan datang.

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...