Home / Bola / Pasca Putusan PTUN, PSSI Bersiap Gulirkan Kembali ISL

Pasca Putusan PTUN, PSSI Bersiap Gulirkan Kembali ISL

logo-isl-2015_20150302_231934

Seperti diberitakan, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengeluarkan putusan yang membatalkan SK Menpora Nomor 01307 tahun 2015 tentang Pembekuan PSSI. Dengan keluarnya putusan itu, Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) siap menjalankan kembali Kompetisi ISL dan beberapa turnamen lain.

Seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Rabu (15/7), Komite Eksekutif PSSI telah memerintahkan seluruh jajaran di bawahnya untuk menginstruksikan PT Liga Indonesia agar mempersiapkan dan menyusun tahapan pelaksanaan Kompetisi ISL dan Divisi Utama musim kompetisi 2015/2016 yang rencananya digelar pada Oktober 2015, sekaligus menyiapkan turnamen pramusim sebagai bagian dari persiapan agenda kompetisi.

Disamping itu, PSSI juga akan meneruskan kembali program Football Development sebagai bagian inti dari pembinaan dan pengembangan sepak bola Indonesia yang meliputi agenda pendidikan dan pelatihan teknik, pengembangan anggota PSSI, serta peningkatan infrastruktur.

Juga, kemudian menyiapkan dan menyusun kembali jadwal kompetisi amatir dan kelompok umur untuk musim kompetisi 2015/2016 meliputi Liga Nusantara, Piala Soeratin, dan U-15 Nasional.

Serta, PSSI akan menyiapkan pembentukan ofisial tim nasional dan program pemusatan latihan dengan menyesuaikan kalender kegiatan tim nasional.

Seangkan yang terakhir adalah melakukan koordinasi dengan instansi pemerintah terkait dan Kepolisian RI sebagai bagian dari rencana program dan kegiatan PSSI.

Keputusan PTUN disikapi oleh Komite Eksekutif PSSI sebagai momentum yang tepat untuk mengakhiri segala bentuk aktifitas yang kontraproduktif terhadap sepak bola Indonesia seperti telah disarankan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Pimpinan DPR RI, Komisi X DPR RI, dan Komnas HAM, serta masyarakat sepak bola Indonesia.

Oleh sebab itu, Komite Eksekutif PSSI mengimbau kepada Menpora untuk menyikapi putusan PTUN dengan bijak. Bahwa keputusan tersebut bukanlah soal menang atau kalah, tetapi sekali lagi sebagai momentum untuk mengakhiri segala bentuk aktifitas yang kontraproduktif terhadap sepak bola nasional untuk kemudian dapat ditindaklanjuti dengan menemukan formulasi yang tepat dalam bingkai sinergitas demi membangun sepak bola Indonesia yang lebih baik

Seperti diketahui sebelumnya, Majelis Hakim PTUN yang dipimpin oleh Hakim Ujang Abdullah telah memutuskan bahwa SK Pembekuan PSSI oleh Menpora tidak sah sehingga keberadaannya tidak diakui dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.

Berdasarkan pertimbangan Majelis Hakim, penerbitan SK tersebut telah bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik di antaranya asas profesionalisme, proporsionalitas, dan di luar kewenangan.

Dalam amar putusannya, hakim juga memerintahkan Kemenpora sebagai pihak tergugat untuk segera mencabut SK tersebut. Disamping itu, Kemenpora juga diwajibkan membayar biaya perkara yang timbul sebesar Rp277 ribu.

Kemenpora sendiri menyatakan akan mengajukan banding dalam 14 hari mendatang atas amar putusan PTUN.

 

Baca Juga

Senangnya Schweinsteiger Latihan Bareng Manchester United Lagi

“Merasa luar biasa hari ini. Tim dalam kondisi yang baik, hasilnya menyusul kemudian” kata Schweinsteiger. ...