Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Paspampres Beli Senjata Ilegal dari Tentara Amerika?

Paspampres Beli Senjata Ilegal dari Tentara Amerika?

Alhasil kabar paspampres yang membeli senjata ilegal dari tentara Amerika Serikat, menghebohkan masyarakat.

Tentara Amerika Ngaku Jual Senjata Ilegal ke Paspampres!

Seorang serdadu Amerika Serikat pada Selasa (5/7/2016), mengaku terlibat dalam penjualan sejumlah senjata api secara ilegal untuk anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Indonesia. Tentu saja berita ini cukup menghebohkan masyarakat.

Dalam rilis yang diterbitkan Departemen Kehakiman AS menyebut di pengadilan federal New Hampshire, serdadu bernama Audi N Sumilat itu mengaku telah membuat pernyataan palsu ketika membeli senjata api di sebuah toko senjata resmi pada September dan Oktober 2015.

Saat itu Sumilat menyatakan sejumlah senjata yang dia beli itu adalah untuk keperluan dirinya sendiri. Nyatanya senjata-senjata tersebut dia beli untuk dijual kepada tiga anggota Paspampres yang karena berstatus warga asing tidak dapat membeli senjata api secara legal di AS.

Sumilat mengaku, dia dan tiga anggota Paspampres itu membuat rencana tersebut pada Oktober 2014 saat keempatnya berlatih bersama di Fort Benning Georgia. Setahun setelah pertemuan di Fort Benning, Sumilat kemudian membeli sejumlah senjata api di Texas.

Dia kemudian mengirimkan berbagai jenis senjata tersebut ke kawannya, Feky R Sumual di New Hampshire. Selanjutnya Sumual mengantarkan senjata-senjata itu ke beberapa anggota Paspampres yang sedang berdinas di Washington DC dan markas besar PBB New York.

Perjalanan dinas beberapa anggota Paspampres itu bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke AS. Saat itu Presiden Jokowi bertemu Presiden AS Barack Obama di Gedung Putih pada 26 Oktober 2015.

Dari AS, sejumlah anggota Paspampres itu kemudian membawa senjata-senjata tersebut secara ilegal ke Indonesia. Sejauh ini belum diketahui apakah pembelian senjata ini semata untuk keperluan pribadi atau dinas.

Seperti yang dilansir Kompas, pihak Paspampres atau TNI belum memberikan merespon ketika BBC mencoba menkonfirmasi kabar tersebut. Menarik untuk disimak perkembangan berita Paspamres yang membeli senjata ilegal dari serdadu Amerika Serikat ini.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...