Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / PDIP Jakarta Sindir Ahok, ‘Jangan Arogan!’

PDIP Jakarta Sindir Ahok, ‘Jangan Arogan!’

“Ahok egonya tinggi sekali. Tidak mau terlihat mengalah” ungkap Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP DKI Jakarta, William Yani.

PDIP Jakarta Sindir Ahok, ‘Jangan Arogan!’

Belum lama ini PDIP Jakarta mengungkapkan kondisi internalnya. Sebagian besar dari mereka memang tak suka kandidat calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP DKI Jakarta, William Yani.

“Jadi hari ini pengurus di Jakarta lebih banyak yang tidak suka Ahok” ungkap William Yani, Sabtu (20/8/2016).

Yani mengakui peluang Ahok cukup kuat didukung PDIP. Namun merujuk peristiwa pertemuan Ahok dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP pada 17 Agustus kemarin, PDIP Jakarta mendongkol. Pasalnya Ahok mengatakan dirinya tidak mendaftar, namun meminta Djarot.

“Dia (Ahok) mengatakan: Saya tidak mendaftar, tapi saya hanya melamar Djarot. Teman-teman di bawah sudah sakit hati, tambah sakit hati lagi. Buat apa bikin statement seperti itu. Minimal dia harus mendaftar ke PDIP” tambah Yani.

Yani menegaskan PDIP menghargai mekanisme partai, maka Ahok juga seharusnya perlu menghargai mekanisme itu. Mekanisme yang dimaksud adalah mendaftar sebagai kandidat cagub PDIP dan itu dinyatakan Ahok tak perlu dilakukannya.

“Kalau menurut saya, Ahok egonya tinggi sekali. Tidak mau terlihat mengalah. Bu Mega untuk menunjuk dirinya sendiripun (menjadi Ketua Umum), dia ikut mekanisme loh. Apalagi Ahok yang bukan pengurus partai. Artinya mekanisme itu (Ahok) harus mendaftar” tegas Yani.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...