Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Pecandu Narkotika Tidak ditahan Setelah Keluarnya Perpres

Pecandu Narkotika Tidak ditahan Setelah Keluarnya Perpres

bnn

Indonesia darurat Narkoba. Pemberian hukuman penjara bagi mereka yang terlibat narkoba ternyata tidak membuat efek jera. Bahkan sebaliknya, justru dari balik penjara masih menjalankan transaksi bisnis narkoba. Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan kalau penjara 50 persen lebih diisi oleh mereka yang bermasalah dengan narkoba.

Melihat hal demikian, pemerintah berupaya agar para pecandu ataupun pemakai narkotika akan dipisahkan dengan gembong narkotika khususnya tentang hukuman.

Menurut Kepala BNN Komisaris Jenderal Anang Iskandar, dalam diskusi mengenai darurat narkoba di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5),”Presiden Joko Widodo akan mengeluarkan Peraturan Presiden mengenai kewajiban rehabilitasi bagi para pecandu narkotika.”

Dalam waktu dekat, katanya lebih lanjut, akan ada Perpres untuk memayungi masalah penaganan pecandu narkoba. Presiden memerintahkan peserta sidang kabinet, agar setiap lembaga menyamakan aturan terhadap pemakai narkoba.

Dijelaskan pula kalau Presiden mengamanatkan agar setiap lembaga memperlakukan cara yang berbeda dalam menangani pemakai dan pengedar narkoba.

Setiap lembaga wajib melindungi, mengayomi, yang salah satunya dengan memberikan rehabilitasi bagi para pecandu narkoba.

“Sanksi pidana berupa pemenjaraan bagi pengguna narkoba tidak akan menyelesaikan masalah. Kondisi di dalam penjara tidak memberikan efek jera, apalagi penyembuhan atas dampak kecanduan yang ditimbulkan akibat pemakaian narkoba,”tutur Anang

Untuk itu, katanya, para penegak hukum, baik penyidik kepolisian, jaksa, dan hakim, diminta untuk menghindari pemberian sanksi pidana bagi para pemakai narkoba.

Sebaliknya, justru hukuman pidana yang cukup berat harus diberikan bagi para pengedar dan bandar narkoba.

“Undang-undang mengamanatkan untuk merehabilitasi pemakai. Tetapi, pengedar harus dapat hukuman setimpal dan hartanya dikuras,” ungkap Anang.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...