Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Pelaku Penipuan SMS ‘Mama Minta Pulsa’ ditangkap, Ngaku Bisa Raup Rp 3-7 Juta per Hari

Pelaku Penipuan SMS ‘Mama Minta Pulsa’ ditangkap, Ngaku Bisa Raup Rp 3-7 Juta per Hari

sms mama minta pulsa

Anda mungkin pernah dapat kiriman Short Massage Service (SMS) yang berbunyi “Mama Minta Pulsa”. Terkadang kalau yang percaya bisa langsung mengirimkan pulsa tapi banyak juga yang tidak percaya.

Nah, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya menangkap sindikat penipuan melalui SMS ‘mama minta pulsa’. Polisi juga meringkus bos sindikat penipuan itu bernama Effendi alias Lekkeng alias Kenz (36) ketika melintas di Jalan Trans Sulawesi, Malili, Sulawesi Selatan pada 3 November lalu.

Berdasarkan pengakuan, Effendi sudah melakukan penipuan tersebut sejak 2 tahun terakhir. Ia memiliki beberapa anak buah yang bertugas menyebarkan pesan penipuan tersebut. Bahkan ia punya kantor di wilayah Jawa Barat.

“‎Sewa rumah untuk kantor tapi pindah-pindah di Jawa Barat. Pernah di Bandung, Cipanas, Sukabumi juga 5 bulan,” ungkap Effendi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/11) kemarin.

pelaku penipuan sms mama minta pulsa

Diakui oleh Effendi kalau berhasil meraup uang Rp 3 hingga 7 juta per hari dari kejahatannya itu. Tetapi uang itu dibagi dengan beberapa anak buahnya yang ikut membantu bisnis haram ini.

“Setornya per hari. Biasanya sehari Rp 3 juta. Kebanyakan Rp 7 juta. Tapi kebanyakannya juga enggak ada (hasil),” kata Effendi.

Dijelaskan olehnya, kalau pembagiannya, 25 persen buat anak-anak. 7 Persen yang narik uang. Soalnya kan kalau ada uang masuk, dia narik. Kadang kita tambahin.

Uang Rp 7 juta itu biasa didapatkan dari sekitar 4 sampai 5 korbannya. Korban rata-rata adalah masyarakat yang kurang update atau paham informasi. Umumnya para korban merupakan orang yang mudah panik saat mendengar kabar keluarganya celaka, maupun orang yang mudah tergiur dengan iming-iming hadiah fantastis.

“‎Biasanya 1 korban Rp 1 juta, atau Rp 700 ribu. Tidak ada yang puluhan juta. Kebanyakan yang banyak saldo itu orangnya sedikit pintar,” jelasnya.

Effendi sendiri ditangkap usai polisi menggerebek ‘kantor’nya di Lembang, Kabupaten Bandung dan Cianjur, Jawa Barat. Di sana polisi berhasil meringkus 13 anak buahnya yang bertugas menyebar SMS penipuan tersebut.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...