Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Pemerintah diminta Perhatikan Nasib Orang Rimba Jambi

Pemerintah diminta Perhatikan Nasib Orang Rimba Jambi

KOMNAS-ham

Belum lama ini diberitakan kalau selama bulan April 2015, Sebanyak 14 jiwa Orang Rimba yang mendiami Taman Nasional Bukit Dua Belas Jambi meninggal dunia. Sementara 26 lainnya dirawat di RSUD Hamba. Sebagian besar dari mereka terdiri dari anak-anak berusia di bawah 10 tahun.

Berdasarkan hasil temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan fakta bahwa telah terjadi pengabaian hak-hak dasar masyarakat suku terdalam tersebut. Hal itu yakni jaminan kehidupan dan kesehatan yang layak, yang selama ini berseberangan antara pemerintah dan komunitas masyarakat ini.

“Hak untuk kehidupan yang layak ini yang menjadi persoalan, layak menurut pemerintah belum tentu layak bagi mereka,” ujar ketua Komnas HAM, Nur Kholis dalam keterangan pers pada Rabu (12/5).

Menurutnya, terdapat perbedaan cara pandang antara pemerintah dan masyarakat untuk menangani persoalan jaminan hidup dan kesehatan komunitas masyarakat itu.

“Apa yang menurut pemerintah benar belum tentu dapat mengatasi persoalan-persoalan di masyarakat,” ujarnya.

Dirinya mencontohkan, untuk aspek kesehatan saja, Orang Rimba membutuhkan analisis medis yang khusus. Seperti kebiasaan mereka selama ini hidup di dalam hutan dan telah terbiasa menggunakan obat-obatan yang bersumber dari alam.

“Mereka tidak bisa jika hanya ditangani oleh Puskesmas, butuh pendekatan dan analisa khusus,” lanjutnya.

Untuk itu, bagaimana mengatasi perbedaan pendapat dan cara pandang kedua pihak, Komnas HAM meminta pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, Kementerian‎ Lingkungan Hidup dan Kementerian Perumahan untuk memberikan perhatian khusus terhadap nasib mereka.

Contohnya, Komnas HAM telah merekomendasikan kepada Kementerian Kesehatan untuk melakukan pendekatan langsung kepada Orang Rimba, sebagai cara untuk mengetahui bentuk layanan kesehatan yang mereka butuhkan.

Kemenkes, sambungnya, harus berkomunikasi dengan hati-hati untuk mengetahui keluhan mereka dan bagaimana akses kesehatan yang layak bagi mereka. Jangan memaksa mereka ke Puskesmas yang sama sekali asing bagi mereka.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...