Home / Headline / Pencatutan Nama, Presiden Jokowi Serahkan Ke MKD

Pencatutan Nama, Presiden Jokowi Serahkan Ke MKD

presiden jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih bersikap diam terkait kasus pencatutan nama dirinya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia menyerahkan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk diselesaikan.

“Presiden memberikan wewenang karena ranahnya sudah di MKD, maka MKD diminta selesaikan ini sebaik-baiknya. Itu sudah di ranah MKD,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa seperti dilansir sebuah media online.

Ditambahkan oleh Pramono, Presiden Jokowi sudah mengetahui tentang penyebutan nama Menkopolhukam Luhut Panjaitan dalam rekaman transkrip Ketua DPR Setya Novanto dengan petinggi PT Freeport yang beredar di publik.

“Presiden sudah tahu duduk persoalannya yang sebenarnya, detailnya juga sudah tahu,” ungkapnya.

Seskab juga menegaskan kalau Presiden Jokowi telah memberikan arahan agar pemerintah tetap berpijak pada pembangunan Indonesia dalam kasus ini. Apalagi, kewenangan ini sudah dilaporkan di MKD, tentunya nanti MKD yang mempunyai kewenangan untuk memanggil siapapun yang perlu dipanggil.

“Nah urusan presiden nanti akan memanggil menteri atau tidak dipanggil menteri itu, itu presiden mempunyai kebijakan,” jelas Pramono.

Pramono Menjelaskan kalau Presiden Jokowi menyampaikan pandangannya berkaitan dengan PT Freeport selalu berpijak pada kepentingan nasional. Adanya empat hal yang menjadi kepentingan nasional, yaitu royalti, divestasi, pembangunan smelter dan pembangunan Papua.

“Kalau kemudian sekarang berkembang berkaitan dengan saham dan sebagainya, Presiden menegaskan Beliau tidak pernah bicara dengan siapapun. Presiden tidak pernah bertemu dengan middle man (perantara). Karena, Beliau bisa bertemu langsung dengan Freeport,” jelas Pramono.

 

 

 

 

Baca Juga

Marquez Start Terdepan di GP Australia

Sport Buzz Marc Marquez merebut pole position di kualifikasi MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island ...