Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Pencekalan KPK Memanaskan Kembali Kasus Poligami Gubernur Gatot

Pencekalan KPK Memanaskan Kembali Kasus Poligami Gubernur Gatot

Aksi demo menentang poligami Gatot di kantor Gubernur Sumut tahun lalu
Aksi demo menentang poligami Gatot di kantor Gubernur Sumut tahun lalu

Medan – Keputusan KPK yang mencekal Gubernur Gatot Pujo Nugroho dan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut Ahmad Fuad Lubis sebenarnya tidak terlalu mengejutkan public, sebab sejak awal KPK telah mengindikasikan keterlibatan keduanya dalam kasus suap hakim PTUN Medan. Sabtu lalu KPK telah menggeledah ruang kerja Gatot dan Fuad di kantor Gubernur Sumut di Medan.

Yang justru mengejutkan adalah pencekalan yang dilakukan KPK terjadap Evy Susanti, yang diidentidikasi sebagai istri kedua Gatot.  Nama Evy sebenarnya jarang muncul di publik, meski di kalangan pejabat Pemprovsu, nama ini sudah cukup popular.  Selama ini publik Sumut lebih sering melihat Gatot dalam acara-acara resmi bersama istri pertamanya, Sutias Handayani. Pasangan ini telah dikaruniai 5 anak.

Namun  bukan berarti kabar pernikahan Gatot tidak tercium oleh publik.  Hal ini dibenarkan oleh Nasir, rekannya sesama politisi PKS. “Setahu saya Ia memang sudah menikah untuk kedua kalinya,” ujar Nasir.

Istri kedua Gatot itu adalah janda satu anak bernama Evy Susanti. Beberapa sumber di kantor Gubernur Sumut menyebutkan, Gatot menikahi Evy  sebelum ia terpilih sebagai Gubernur Sumut pada Pemilu 7 Maret 2013. Pada waktu itu Gatot menjabat Pj Gubernur Sumut setelah Gubernur sebelumnya Syamsul Arifin ditahan KPK terkait korupsi APBD Kabupaten langkat.

Kabar pernikahan itu  sempat membuat heboh masyarakat Sumut. Mencuat isu kalau Gatot menikah lagi tanpa seizing istri pertama. Aksi demo menuntut pengunduran diri Gatot sebagai gubernur sempat terjadi berkali-kali di halaman kantor Gubernur dan kantor DPRD Sumut.

Namun aksi itu kemudian mengendor seiring perjalanan waktu. Semenjak awal tahun 2015, praktis tidak banyak lagi yang membicarakan soal poligami ini. Gatot sendiri tidak pernah menjelaskan masalah poligaminya ini kepada public.

Barulah, setelah muncul pencekalan KPK terhadap Gatot  dan Evy Susanti, isu poligami ini kembali memanas. Gatot sepertinya tak bisa berkilah lagi, sebab keduanya segera menjalani pemeriksaan di KPK.

Belum jelas sejauh mana keterlibatan Evy dalam kasus suap hakim PTUN Medan itu.  Masyarakat Sumut sendiri belum terlalu akrab dengan wajah perempuan ini, walaupun dalam aksi demo anti poligami di kantor  Gubernur Sumut beberapa waktu lalu, foto Evy sempat dibawa oleh para pengunjuk rasa.

Gatot sendiri sangat jarang melibatkan istri keduanya dalam acara-acara seremoni. Kalaupun ada poster dan gambar Gatot bersama keluarga di pajang di jalan-jalan raya di Medan, biasanya ia tampak berdampingan dengan Sutias Handayani, istri pertama  yang dinikahinya selama 21 tahun terakhir.***

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...