Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Penembakan di Gereja Charleston, AS, Dipicu Rasisme

Penembakan di Gereja Charleston, AS, Dipicu Rasisme

Warga sekitar Gereja Charleson menyebutkan bahwa penembakan yang terjadi di Gereja Episkopal Methodis Emmanuel Afrika di pusat kota Charleston pada Rabu (17/06/2015) dipicu oleh rasisme. Seorang pastor yang bernama Michael Boone, berusia 39 tahun, berkata, ” Ini adalah isu ras dan hal ini kerap terjadi, baik di Ferguson, Ohio, Timur Rice, Baltimore. Sekarang kita masuk dalam daftar paling atas posisi itu, disini di Charleston.”

Michael Boone, adalah salah seorang yang sedang berkumpul di halaman luar Gereja Episkopal pada saat penembakan terjadi,  dia mengaku heran dan tidak percaya bagaimana seorang anak muda berusia 21 tahun ini melakukan penembakan yang membabi buta.

Walaupun saat ini, tersangka penembakan, Dylann Roof telah diamankan oleh kepolisian setempat, namun pria keturunan Afrika- Amerika ini tetap marah dan kesal.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa salah satu korban dari penembakan itu adalah Pendeta Clementa Pinckey, seorang senator negara baagian South Carolina dan Kepala Pastor Gereja tersebut. Dia memulai kepastoran sejak usia 13 tahun dan menerima pelayanan pertamanya diusia 18 tahun.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengenal Pinckey ketika terpilih sebagai anggota DPR untuk Caroline Selatan pada usia 23 tahun, dan Obama mengatakan penembakan yang dilakukan pria kulit putih terhadap gereja kulit hitam itu sebagai “tak berperasaan “

Pinckey tewas dengan meninggalkan seorang istri, Jennifer dan dua anak mereka, Eliana dan Malana.

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...